Harga Bumbu Dapur di Parepare Mulai Naik, Cabai Rawit Paling Mahal
Seorang pedagang, Hasna Bola mengatakan, sejumlah komoditas bumbu dapur mulai merangkak naik menjelang lebar Idul Adha tahun ini.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Menjelang lebaran Idul Adha harga bumbu dapur di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai merangkak naik.
Dari pantauan Tribun-Timur.com di Pasar Lakessi Parepare, Rabu (13/5/2026), aktivas jual beli terlihat ramai, khususnya di lokasi penjualan komoditas bumbu dapur.
Seorang pedagang, Hasna Bola mengatakan, sejumlah komoditas bumbu dapur mulai merangkak naik menjelang lebar Idul Adha tahun ini.
Kata dia, harga mulai naik di satu pekan terakhir.
"Sudah mulai naik semua ini seperti lombo kecil (cabai rawit), cabai merah, tomat dan bawang," katanya saat ditemui Tribun-Timur.com di lapaknya.
Hasna merincikan, harga cabai rawit sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram (Kg) melonjak Rp 50 per Kg.
Kemudian, cabai merah dari Rp 28 ribu per Kg, naik menjadi Rp 35 per Kg. Harga bawang merah turut naik tipis dari Rp 35 ribu per Kg menjadi Rp 40 ribu per Kg.
"Tomat ini yang paling naik, itu sekarang Rp 1.000 satu buah," jelasnya.
Hasna mengungkapakan, kenaikan harga bumbu dapur akan terus terjadi dikarenakan kebutuhan meningkat menjelang Idul Adha.
"Setiap minggu naik itu harganya. Jadi memang akan terus naik, mungkin sampai lebaran," ungkapnya.
Seorang warga, Fitri mengaku tidak terlalu kaget atas merangkaknya harga bumbu dapur.
Menurutnya, kondisi ini sering terjadi menjelang hari raya kurban.
"Memang seperti ini kalau mau lebaran, apalagi lebaran kurban, banyak mau bikin coto. Yang penting naik drastis harganya," ucapnya.(*)
| Stok Hewan Kurban di Gowa Dipastikan Aman, Dinas Peternakan Siapkan 7.100 Ekor Sapi dan 900 Kambing |
|
|---|
| Sidak Pasar Sentral Takalar, Kadis Perindag Temukan Harga Cabai dan Beras Premium Naik |
|
|---|
| Wow! Cabai Rawit di Pasar Tempe Sengkang Tembus Rp60 Ribu, Tomat Naik 2 Kali Lipat |
|
|---|
| Investor China Mau Tanam Cabai hingga Bawang di Takalar |
|
|---|
| Ada Simental Marlboro hingga Limousin, Harga Mulai Rp10 Juta- Rp75 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BUMBU-DAPUR-Seorang-pedagang-Hasna-Bola-terliha.jpg)