Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Ayam Potong Melonjak di Parepare, Stok Pedagang Dibatasi Imbas Program MBG

Sejumlah pedagang hanya duduk sambil menunggu pembeli sambil mengipas daging ayam di depannya untuk mengusir lalat.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Rachmat Ariadi
HARGA AYAM MELONJAK - Suasana pedagang ayam sedang menunggu pembeli di Pasar Lakessi, Kota Parepare, Kamis (27/11/2025). Harga ayam potong di Pasar Lakessi melonjak tajam dari Rp 15 ribu menjadi Rp 30 ribu per Kg. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Harga ayam potong di Pasar Lakessi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) melonjak tajam.

Dari pantauan Tribun-Timur.com di Pasar Lakessi, Kamis (27/11/2025),  penjualan ayam potong terlihat sepi, tidak seperti biasanya.

Sejumlah pedagang hanya duduk sambil menunggu pembeli sambil mengipas daging ayam di depannya untuk mengusir lalat.

Ada juga pedagang yang terlihat memotong daging ayam hingga potongan kecil.

Seorang pedagang, Jafar mengatakan, dalam dua pekan ini penjualan daging ayamnya menurun drastis.

Itu dikarenakan melonjaknya harga ayam potong dari Rp 15 ribu per Kilogram (Kg) menjadi Rp 30 per Kg.

"Turun sekali pembeli. Bukan lagi naik (harganya) tapi meloncat jauh. Kemarin itu Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per Kg, sekarang sudah Rp 30 per Kg," katanya kepada Reporter Tribun-Timur.com, Rachmat Ariadi.

Jafar mengungkapkan, pemicu melonjaknya harga daging ayam di Parepare dikarenakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program itu membuat pemasok membatasi pengambilan stok ayam untuk pedagang.

"Stok ada ji, cuma sekarang dibatasi sekali sama supplier, karena ada ini program MBG," ungkapnya.

Biasanya, setiap harinya Jafar bisa mendapatkan stok ayam potong dari supplier sebanyak 50 ekor.

Namun kini, pengambilan stok dibatasi menjadi 25 ekor.

"Seandainya tidak na batasi ji mungkin tidak akan naik seperti," ucapnya.

Pedagang lainnya Kasri mengatakan, kenaikan harga daging ayam biasanya dipengaruhi mahalnya harga pakan, ongkos kirim atau momentun hari raya.

Tapi kali ini menurutnya, kenaikan daging ayam dikarenakan karena program MBG,

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved