Harga BBM Naik
BBM Nonsubsidi Naik, Pengguna Pertamax di Parepare Mengeluh
Aktivitas pegisian BBM juga terlihat di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Parepare.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak memicu gejolak antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dari pantauan Tribun-Timur.com, di SPBU 74.911.54 yang terletak di Jalan Poros Parepare-Pinrang, tepatnya di Jl HM Arsyad, Watang Soreang, Kecamatan Soreang, sejumah kendaraan motor, mobil hingga truk memadati area pengisian BBM.
Aktivitas pegisian BBM juga terlihat di SPBU 74.911.60 Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Parepare.
Antrean kendaraan masih berjalan normal.
Namun, salah seorang pengemudi bernama Andi Rasul mengatakan, kenaikan harga BBM nonsubsidi cukup membuatnya mengeluarkan uang lebih banyak.
Pasalnya, dirinya mengendarai Toyota Innova Zenix yang menggunakan BBM Pertamax.
"Sejak naik ini (BBM) baru isi lagi. Memang terasa sekali, saya pakai Pertamax Turbo," katanya saat ditemui Tribun-Timur.com, Senin (20/4/2026).
Rasul mengungkapkan, dirinya memang sudah memprediksi BBM akan mengalami kenaikan harga seiring meningkatnya ketegangan anatara Iran, Amerika Serikat dan Israel.
"Pasti naik sebenarnya karena masih ditutup Selat Hormuz. Kita hanya bisa menerima, tapi semoga tidak berlangsung lama," ungkapnya.
Sopir mobil penumpang antar daerah Parepare-Pinrang bernaman Manda mengutarakan, dirinya belum menaikan harga sewa mobil dikarenakan dirinya menggunakan BBM subsidi.
"Tetap Rp 30 ribu Parepare-Pinrang. Tidak naik karena pakai subsidi kita, kalau mobil bagus (mewah) baru berpengaruh mungkin itum," ucapnya.
Sebelumnya, pemerintah resmi menaikan BBM Nonsubsidi per 18 April 2026, sejumlah produk BBM non-subsidi mengalami kenaikan harga.
Pertamax Turbo misalnya, melonjak menjadi Rp 19.400 per liter dari sebelumnya Rp 13.100 per liter.
Begitu pula dengan Dexlite yang naik menjadi Rp 23.600 per liter, serta Pertamina Dex yang kini dibanderol Rp 23.900 per liter.
Kendati harga produk non-subsidi terkoreksi naik, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite tetap dijual di harga Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi di harga Rp 6.800 per liter. (*)
| Tak Ada Antrean SPBU di Maros Usai Harga BBM Non Subsidi Naik |
|
|---|
| BBM Nonsubsidi Naik, SPBU Alauddin Makassar Minta Pengendara Laporkan Operator Nakal |
|
|---|
| Profil Mufti Anam Anggota DPR RI Protes Keras Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kader NU dan Ansor |
|
|---|
| Alarm Kadin Sulsel! BBM Non Subsidi Naik, Biaya Usaha Membengkak, Daya Beli Terancam |
|
|---|
| Pengamat Ekonomi Unibos Soroti Efek Domino BBM Naik: Biaya Angkut Naik, Harga Bahan Baku Ikut Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BBM-NAIK-Suasana-aktivitas-pengisian-BBM-di-SPBU-di.jpg)