Pesawat ATR Jatuh di Pangkep Maros
Menyisir Jurang di Lereng Bulusaraung
Di kaki gunung itu, pencarian belum selesai. Kabut masih datang dan pergi. Namun di Posko AJU, harapan tetap menyala.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Mereka menunggu, siaga, dan bersiap setiap kali cuaca membuka sedikit celah.
Di tengah suasana itu, iring-iringan kendaraan SUV 4x4 memasuki kawasan posko.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii turun meninjau langsung operasi SAR.
Keduanya didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, serta Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Bangun Nawoko.
Di hadapan para pejabat, Mayjen Bangun menjelaskan kondisi pencarian.
Medan yang dalam dan nyaris tegak lurus, serta jarak pandang yang hanya berkisar tiga hingga lima meter, menjadi tantangan utama.
“Vegetasinya sangat rapat. Karena itu kami mengerahkan personel yang benar-benar siap untuk evakuasi,” ujarnya.
Salah satu korban telah ditemukan sehari sebelumnya, di jurang sedalam 200 meter.
Namun, identitasnya belum diketahui. Sembilan korban lainnya masih dalam pencarian.
Usai meninjau posko, rombongan bergerak ke aula Kantor Desa Tompobulu.
Di ruang tertutup, mereka membahas langkah lanjutan.
Salah satu keputusan penting yang diambil adalah rencana modifikasi cuaca.
BMKG menyiapkan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk membuka peluang pencarian yang lebih luas.
Pesawat CN telah diberangkatkan dari Semarang menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Kapur akan disemai di sekitar lokasi untuk mengurangi potensi awan hujan dan menipiskan kabut.
korban Pesawat ATR 42-500
Pesawat ATR 42-500
Pesawat ATR Jatuh
Pesawat ATR 72
Co-Pilot Pesawat ATR 42‑500
Ekor Pesawat ATR 42‑500
Pilot Pesawat ATR 400
| 4 Bulan Pascainsiden Insiden ATR-42 500, Pangkep Jadi Pusat Diklat SAR Regional |
|
|---|
| Investigasi Kecelakaan ATR 42-500 PK-THT, Masalah Akurasi GPS dan Alarm ATC tak Bunyi |
|
|---|
| Hasil Investigasi KNKT Pesawat ATR Jatuh: Peringatan 'Terrain Terrain Pull Up' Sebelum Tabrak Gunung |
|
|---|
| Kesaksian Anggota Mapala 45 Pakai Parang Nanjak 5 Meter Lepaskan Black Box ATR 42-500 |
|
|---|
| Kopilot ATR 42-500 Dimakamkan di Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-18-januari-penemuan-ekor-pesawat-atr.jpg)