Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Pangkep Kenang Camat Liukang Tupabiring Itti, Pilih Mengabdi di Pulau Ketimbang di Darat

Yusran menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN TIMUR/Nurul Hidayah
PELEPASAN JENAZAH - Saat jenazah Camat Liukang Tupabiring, Muhammad Fitri "Itti" Mubarak (53) digotong di Perumahan Haji Rako, Minggu (28/12/2025). Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau jadi inspektur upacara pelepasan almarhum didampingi Wakilnya, Abd. Rahman Assagaf. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKEP – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah Camat Liukang Tupabiring, Muhammad Fitri “Itti” Mubarak (53), di Perumahan Haji Rako, Kabupaten Pangkep, Minggu (28/12/2025).

Bupati Yusran Lalogau didampingi Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf.

Dengan menggunakan setelah hitam, Yusran menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep dan Forkopimda, saya menyampaikan permohonan maaf mewakili keluarga apabila semasa hidup almarhum terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” katanya dengan suara bergetar.

Ia meminta seluruh pihak agar memaafkan segala kekhilafan almarhum, baik saat masih mengenyam pendidikan hingga selama mengabdi sebagai camat.

Ia menekankan, seluruh pengabdian almarhum semata-mata ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya, apa pun yang beliau lakukan hanya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pangkep,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD Pangkep itu juga mengenang kedekatannya dengan almarhum, khususnya kecintaan Fitri Mubarak terhadap masyarakat kepulauan.

Ia mengaku pernah menawarkan agar almarhum bertugas di daratan, namun ditolak.

“Beliau sampaikan ke saya, ‘Saya senang di pulau Pak Bupati. Saya senang dengan masyarakatku, saya anggap semua keluarga,’” kenangnya.

Ia menilai, kecintaan Itti kepada masyarakat tercermin dari kesehariannya yang aktif mendampingi masyarakat Liukang Tupabiring.

Bahkan di tengah masa libur, almarhum tetap menjalankan tugas kemanusiaan bersama relawan Dompet Dhuafa.

Ia bertolak ke Pulau Sarappo untuk menyalurkan bantuan kesehatan dan pangan bagi warga terdampak bencana angin kencang.

“Karena ingin program pemerintah tetap berjalan, beliau tetap turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Dalam insiden kecelakaan kapal tersebut, Pemkab Pangkep kehilangan dua aparatur terbaik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved