Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Arus Mudik di Palopo Meningkat, Tarif Rp130 Ribu Masih Bertahan Meski BBM Sulit

Pemudik, Nur Ainun, mengaku memanfaatkan momentum lebaran berkumpul bersama keluarga di kampung halaman orang tuanya di Luwu Timur.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
TERMINAL PALOPO - Suasana di Terminal Dangerakko, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Senin (16/3/2026). Tarif Palopo ke Sorowako Rp130 ribu. 

“Selama Ramadan kami harus bersabar dan bersyukur. Kadang penumpang banyak, kadang juga sedikit,” tutur Asbudi.

Ia memastikan hingga saat ini tidak ada kenaikan tarif angkutan untuk rute Palopo menuju Luwu Timur.

Penumpang masih dikenakan biaya Rp130 rib per orang.

“Tarif Palopo ke Sorowako Rp130 ribu, tidak ada kenaikan, masih sama seperti tahun lalu,” jelasnya.

Meski tarif tetap stabil, para sopir menghadapi kendala dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis Pertalite.

Menurut Asbudi, antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kerap terjadi, khususnya di wilayah Palopo dan Luwu Timur.

Kondisi tersebut membuat para sopir terkadang terpaksa membeli BBM secara eceran agar tidak terlambat mengantar penumpang.

“Kalau solar tidak antre, tapi Pertalite sering antre di SPBU, terutama di Sorowako dan Palopo. Itu jadi kendala bagi kami sopir,” terangnya.

Ia menambahkan antrean BBM tersebut telah terjadi sekitar dua pekan selama Ramadan.

Kondisi ini diduga berkaitan dengan adanya oknum yang melakukan pelangsiran BBM. (*)

Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved