Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan di Depan Mata, Elpiji 3 Kg di Palopo Sulit Dicari

Sejumlah warga mengaku harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
TABUNG MELON - Tabung gas elpiji 3 kilogram kosong di sebuah pangkalan di Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Masyarakat keluhkan kelangkaan gas melon tersebut jelang Ramadan. 

TRIBUNPALOPO — Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, warga Kota Palopo, Sulawesi Selatan, justru dihadapkan pada persoalan klasik, kelangkaan elpiji 3 kilogram dan lonjakan harga di tingkat pengecer.

Dalam dua pekan terakhir, tabung gas subsidi yang menjadi tumpuan rumah tangga kecil itu dilaporkan semakin sulit ditemukan di sejumlah wilayah, termasuk di Kelurahan Lebang.

Kalaupun tersedia, harganya jauh di atas ketentuan yang biasa berlaku.

Sejumlah warga mengaku harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain.

Tidak sedikit yang akhirnya memilih mencari hingga ke pusat kota demi mendapatkan gas melon.

Nurmi (43), warga Kelurahan Lebang, mengatakan dirinya terpaksa menyisir beberapa lokasi sebelum berhasil memperoleh elpiji.

“Harus berkeliling, bahkan turun ke kota. Harganya bisa sampai Rp30 ribu per tabung,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Kondisi ini dinilai memberatkan, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Situasi menjadi semakin krusial karena Ramadan identik dengan peningkatan konsumsi rumah tangga.

Meski dalam beberapa hari terakhir harga disebut mulai turun ke kisaran Rp25 ribu hingga Rp27 ribu per tabung, warga menilai persoalan distribusi belum sepenuhnya teratasi.

Warga mendesak pemerintah dan pihak terkait memastikan pasokan benar-benar stabil, serta memperketat pengawasan agar tidak terjadi penimbunan atau permainan harga di tingkat pengecer.

Permintaan Naik, Pasokan Ditambah

Menanggapi keluhan tersebut, Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, menyampaikan peningkatan konsumsi elpiji memang lazim terjadi menjelang Ramadan.

Menurutnya, kenaikan permintaan dipicu oleh aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang meningkat.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina menambah suplai elpiji 3 kilogram sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 di wilayah Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved