Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Kedua SPBU Beroperasi, Antrean BBM Masih Mengular di Luwu Utara

Kelangkaan BBM ini kemudian dimanfaatkan pedagang eceran dengan menaikkan harga secara signifikan.

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
SPBU DI LUTRA - Antrean pembelian BBM di SPBU Masamba, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Kamis (29/1/2026). Hari kedua beroperasinya SPBU, antrean masih mengular di sejumlah SPBU. (Sumber: Andi Bunayya Nandini ) 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU UTARA - Hari kedua beroperasinya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Luwu Utara pasca aksi demonstrasi pembentukan Provinsi Luwu Raya, antrean kendaraan masih terlihat mengular di hampir seluruh SPBU.

Sebelumnya, masyarakat Luwu Utara sempat kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Unjuk rasa dan penutupan jalan di sejumlah titik membuat mobil tangki pengangkut BBM terjebak kemacetan panjang, sehingga distribusi ke SPBU terhenti.

Akibatnya, sejak Sabtu (24/1/2026), seluruh SPBU di Luwu Utara tidak beroperasi.

Kondisi tersebut memicu kelangkaan BBM yang kemudian dimanfaatkan pedagang eceran dengan menaikkan harga secara signifikan.

Kabar baik mulai dirasakan pada Selasa (27/1/2026) malam.

Akses jalan menuju Luwu Utara kembali dibuka, sehingga kendaraan, khususnya mobil tangki pengangkut BBM, dapat melintas dan menyalurkan pasokan ke SPBU.

Warga pun menyambut kabar itu dengan antusias.

Sejak Rabu (28/1/2026) dini hari, masyarakat mulai mengantre di SPBU untuk mengisi BBM

Antrean panjang terlihat di hampir seluruh SPBU.

Memasuki Kamis (29/1/2026), antrean masih terjadi, salah satunya di SPBU 74.919.94 Masamba, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

 Puluhan kendaraan roda empat dan ratusan sepeda motor tampak mengantre hingga ke Jalan Trans Sulawesi.

Salah seorang pengendara, Kasim, mengaku rela mengantre demi mendapatkan BBM dengan harga normal.

“Saya sengaja antre hari kedua, karena hari pertama pasti antreannya panjang. Ternyata sama saja, antreannya masih panjang,” ujar Kasim kepada Tribun-Timur.com, Kamis (29/1/2026).

Meski SPBU telah kembali beroperasi, Kasim menyebut harga BBM eceran dalam botol masih tergolong mahal.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved