Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Refleksi Ramadan

Mukasyafah

Karamah perbuatan luar biasa diberikan Tuhan kepada para wali atau hamba tertentu yang dipilih-Nya.

Tayang:
Ist
REFLEKSI RAMADAN - Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Namun perlu dibedakan antara karamah, mukjizat, dan sikhr.

Karamah perbuatan luar biasa diberikan Tuhan kepada para wali atau hamba tertentu yang dipilih-Nya.

Mu’jizah perbuatan luar biasa khusus diberikan kepada para nabi dan rasul.

Sedangkan sikhr perbuatan luar biasa diberikan kepada manusia biasa yang telah mempelajari ilmunya.

Sikhr biasanya tidak mensyaratkan adanya mukasyafah, sedangkan mu’jizah dan karamah mengharuskan adanya mukasyafah.

Para wali tujuannya bukan untuk mendapatkan perbuatan luar biasa.

Bahkan mereka mengelak untuk memanfaatkan keluar biasaan itu. Mereka khawatir jangan sampai karamah itu menjadi hijab baru baginya.

Kita perlu dekat dengan orang yang mencapai mukasyafah karena mereka kekasih Tuhan.

Jika dihubungkan dengan filsafat, maka di situ kita akan mengenal adanya asumsi manusia sebagai homo sapiens atau al-hayawan al-nathiq (spesies yang berfikir) ternyata asumsi ini dianggap keliru.

Visi baru para ilmuwan menemukan bukti porsi intelektualitas manusia hanya merupakan bagian terkecil dari totalitas kecerdasan manusia.

Kalangan ilmuwan menemukan tiga bentuk kecerdasan dalam diri manusia, yaitu kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ).

IQ ialah kecerdasan yang diperoleh melalui kreativitas akal yang berpusat di otak, EQ ialah kecerdasan yang diperoleh melalui kreativitas emosional yang berpusat di dalam jiwa, dan SQ ialah kecerdasan yang diperoleh melalui kreatifitas rohani yang mengambil lokus di sekitar wilayah roh.

Ketiga aktivitas kreatif di atas mengingatkan kita kepada tiga konsep struktur kepribadian Sigmund Freud (1856-1939), yaitu id, ego, dan superego.

Id adalah pembawaan sifat-sifat fisik-biologis seseorang sejak lahir. Id ini menjadi inspirator kedua struktur berikutnya.

Ego, bekerja dalam lingkup rasional dan berupaya menjinakkan keinginan agresif dari Id.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved