Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Adlin Sila Pembimbing Mischka Aoki Mahasiswi Top Ternyata Anak Makassar, Alumni IMMIM dan UIN

Kabar membahagiakannya, Mischka Aoki, diterima disejumlah perguruan tinggi ternama di dunia.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
DOSEN - Prof Muhammad Adlin Sila Dosen Universitas Indonesia (UI). Mahasiswa bimbingan Prof Muhammad Adlin Sila yaitu Mischka Aoki lulus di perguruan tinggi ternama di dunia. 
Ringkasan Berita:
  • Prof. Muhammad Adlin Sila merupakan dosen Universitas Indonesia (UI) yang menjadi pembimbing akademik bagi Mischka Aoki
  • Di bawah bimbingannya, Mischka mengembangkan penelitian tentang isu gender, identitas, dan kepemimpinan politik di Indonesia. 
  • Prestasi Mischka pun gemilang, dengan diterima di sejumlah kampus ternama dunia seperti University of Oxford dan Stanford University.

TRIBUN-TIMUR.COM - Profil Muhammad Adlin Sila Dosen Universitas Indonesia (UI).

Muhammad Adlin Sila merupakan dosen pembimbing Mischka Aoki.

Mischka Aoki merupakan influencer sekaligus model Indonesia.

Kabar membahagiakannya, Mischka Aoki, diterima disejumlah perguruan tinggi ternama di dunia.

Ia diterima di University of Oxford dan Stanford University merupakan kampus bergengsi di dunia.

Baca juga: Pengurus Pusat Alumni IMMIM Dilantik 16 Januari 2026, Armin Mustamin Koordinator Presidium

Mischka Aoki juga diterima lima kampus lainnya yaitu Oxford, UCL, LSE, King’s College London, hingga Warwick University. 

Stanford University dikenal salah satu kampus paling selektif secara global menerima mahasiswa baru.

Tingkat penerimaan hanya 3,6 persen.

Penelitian Mischka Aoki mengulas persimpangan antara gender, identitas, dan kepemimpinan politik di Indonesia.

Mischka dibimbing langsung oleh Muhammad Adlin Sila.

Mischka Aoki juga pernah memenangkan Rise for The World competition.

Ia juga penerima beasiswa internasional atas potensi kepemimpinan dan dampaknya di masa depan. 

Siapa Prof Muhammad Adlin Sila?

Muhammad Adlin Sila berasal dari Makassar, Sulsel.

Ia merupakan alumni IMMIM.

Strata Satu (S1) diraih di Fakultas Syariah, IAIN (UIN) Alauddin, Makassar 1994.

IAIN Alauddin Makassar kini telah berubah nama menjadi UIN Alauddin, Makassar.

Graduate Diploma Antropologi (1997), MA Asian Studies (2000), dan S3 Antropologi (2015) di Australian National University, serta S3 Sosiologi di Universitas Indonesia (2010).

Disertasi antropologi yang memenangkan The Ann Bates Prize kemudian diterbitkan oleh Leiden University Press menjadi Being Muslim in Indonesia: Religiosity, Politics and Cultural Diversity in Bima.

Penelitiannya tentang komunitas Muslim di Makassar dan Bima menempatkannya sebagai salah satu peneliti utama dalam studi etnografis keberagaman tradisi Islam di Indonesia timur, dengan minat kajian pada antropologi sosial, agama, dan tradisi.
 
Pendidikan

Sarjana S1 Fakultas Syariah, IAIN (UIN) Alauddin, Makassar 1994.

Graduate Diploma, Antropologi, Australian National University (ANU) 1997.

S2 Asian Studies, Australian National University (ANU) 2000.

S3 Sosiologi, FISIP, Universitas Indonesia (UI) 2010.

S3 Antropologi, Australian National University (ANU) 2015.
 
Publikasi Pilihan

Sila, M. A. (2021). Being Muslim in Indonesia: Religiosity, Politics and Cultural Diversity in Bima. Leiden University Press.

Sila, M. A. (2022). Counterterrorism, Civil Society Organization and Peace-building: The role of non-state actors of Muslim-affiliated civil society organizations in deradicalisation in Bima,

Indonesia. The Asia Pacific Journal of Anthropology (TAPJA), ANU, Canberra-Australia, V olume 23, 2022 – Issue 1: Creative Peacebuilding and Resistance in Indonesia. 2022.

Sila, M.A. (2025) “Expressing Rituals Through Social Media: Muslim Youth in Contemporary Indonesia”, in Mohd Al Adib Samuri and Peter Hopkins (Eds). Muslim Youth in Southeast Asia. (Palgrave MacMillan, 2025).

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
VS
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved