Headline Tribun Timur
Direct Flight Makassar-Jeddah Tetap Normal
Saat ini, 358 jamaah umrah Sulawesi Selatan masih berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah.
TRIBUN-TIMUR.COM - Penerbangan langsung Makassar-Jeddah tetap normal di tengah imbauan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) agar para calon jamaah menunda keberangkatan umrah.
Saat ini, 358 jamaah umrah Sulawesi Selatan masih berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah.
Imbauan penundaan menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi memengaruhi stabilitas regional.
Meski demikian, hingga Senin (2/3/2025), belum ada laporan pembatalan penerbangan umrah melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Aktivitas di terminal keberangkatan terpantau normal tanpa penumpukan penumpang.
“Data sementara jamaah umrah Sulsel di Saudi 358 jamaah,” kata Kakanwil Kemenhaj Sulsel Ikbal Ismail, Senin.
Ia menegaskan ratusan jamaah tersebut tidak tertahan akibat konflik. Mereka masih menjalankan ibadah dan memang belum memasuki jadwal kepulangan.
Baca juga: Delay Sehari karena Kaca Pesawat Retak, Jamaah Umrah Makassar Meninggal di Bandara Jeddah
Ikbal juga memastikan penerbangan langsung dari Makassar menuju Jeddah dalam kondisi normal.
“Penerbangan langsung dari Makassar ke Jeddah normal saja. Yang berpotensi terdampak mungkin penerbangan transit. Kalau dari Makassar rata-rata langsung, tidak perlu transit,” katanya.
General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan terdapat dua penerbangan menuju Jeddah yang tetap beroperasi pagi ini.
Penerbangan tersebut dilayani Flyadeal pada pukul 07.30 Wita dan Lion Air pada pukul 09.41 Wita.
“Flyadeal jumlah 110 pax, sementara Lion Air berangkat tanpa penumpang, hanya ferry flight,” ujarnya.
Menurutnya, operasional tetap normal karena rute penerbangan tidak melintasi wilayah konflik Iran–Israel.
Sementara itu, salah satu agen travel umrah, Ahmad Yani, mengaku belum menerima informasi resmi terkait tindak lanjut imbauan penundaan tersebut.
“Belum ada informasi pasti dari pihak travel bagaimana kelanjutannya. Kami masih menunggu,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-03-03-Headline-Tribun-Timur-edisi-Selasa-332026.jpg)