Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BKN dan BPOM Perkuat Sinergi Dukung Program Sejuta Vaksinasi HPV untuk ASN

Prof. Zudan menyampaikan pentingnya peran BPOM dalam menjamin mutu dan keamanan vaksin yang digunakan.

Editor: Sudirman
Ist
BPOM - Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Taruna Ikrar. Pertemuan keduanya membahas penguatan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan Arif Fakrulloh, menemui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar.

Pertemuan di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Pertemuan keduanya membahas penguatan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) serta dukungan BPOM terhadap program nasional Sejuta Vaksinasi HPV bagi perempuan ASN yang menjadi rangkaian peringatan HUT Korpri 2025.

Prof. Zudan menyampaikan pentingnya peran BPOM dalam menjamin mutu dan keamanan vaksin yang digunakan.

Prof. Taruna menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut, sekaligus menegaskan komitmen BPOM menjaga kualitas vaksin sesuai standar tertinggi.

“BPOM mendukung penuh program Korpri ini. Vaksin HPV yang digunakan harus terjamin mutunya, aman, halal, serta memiliki efikasi tinggi. Kami juga mendorong alih teknologi agar Indonesia semakin mandiri dalam produksi vaksin,” ujar Prof. Taruna.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut antara lain Deputi I BPOM dr. William Teja dan Staf Khusus Kepala BPOM dr. Wachyudi Muchsin, SH, Sked, MKes.

Prof. Taruna juga memaparkan konsep ABG (Academia, Business, Government) sebagai motor percepatan pembangunan sektor kesehatan nasional.

Sebagai wujud nyata sinergi tersebut, BPOM akan menggelar Gebyar ABG pada 15–16 November 2025 di kantor pusat BPOM, sekaligus melakukan penandatanganan MoU riset dan inovasi bersama berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Acara tersebut rencananya juga akan menampilkan testimoni dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kolaborasi antara Korpri, BPOM, akademisi, dan industri merupakan kunci memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Dengan sinergi ABG, kita bisa mempercepat terwujudnya ekosistem kesehatan yang mandiri dan berdaya saing global,” jelasnya.

Prof. Zudan menegaskan bahwa Korpri berkomitmen mengikuti seluruh ketentuan BPOM dalam pelaksanaan vaksinasi.

Menurutnya, program Sejuta Vaksinasi HPV adalah bentuk kontribusi nyata Korpri untuk mewujudkan Indonesia Sehat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Pertemuan ini juga memperkuat kerja sama antara BKN dan BPOM dalam pengembangan talenta ASN serta transformasi birokrasi menuju pemerintahan yang adaptif dan berdaya saing.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved