Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BPOM

Kepala BPOM Taruna Ikrar Datangi RSUD Dr Soetomo Surabaya Cek Rantai Pasok Obat

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof Dr Taruna Ikrar datangi RSUD Dr Soetomo

Penulis: Wahdaniar | Editor: Edi Sumardi
DOK BPOM
KUNJUNGAN KEPALA BPOM - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof Dr Taruna Ikrar mendatangi RSUD Dr Soetomo, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/10/2025). Taruna meninjau rumah sakit sekaligus guna memastikan keamanan rantai pasok obat dan mendukung kesehatan lingkungan.  

TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof Dr Taruna Ikrar mendatangi RSUD Dr Soetomo, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/10/2025).

Kedatangan Taruna untuk meninjau rumah sakit sekaligus guna memastikan keamanan rantai pasok obat dan mendukung kesehatan lingkungan. 

Taruna disambut Direktur RSUD Dr Soetomo, Prof Dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa MARS.

Di sela kunjungan Taruna, digelar penanaman pohon bertajuk "Berbagi untuk Negeri."

Penanaman pohon di lingkungan rumah sakit sebagai upaya pelestarian lingkungan.

"Kesehatan bukan hanya soal obat dan makanan yang aman, tetapi juga lingkungan yang lestari. Pohon adalah sumber oksigen, keseimbangan alam, dan investasi untuk generasi yang akan datang,” kata Taruna.

Taruna menjelaskan, inisiatif ini bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologi di lingkungan kesehatan, mendukung pengurangan emisi karbon sejalan dengan konsep green hospital, dan menginspirasi tenaga kesehatan untuk berperan aktif dalam menjaga bumi.

Baca juga: Kepala BPOM Kunjungi RSPPN Soedirman, Tegaskan Kedaulatan Obat sebagai Aset Pertahanan Negara

Selain isu lingkungan, fokus utama kunjungan adalah memastikan integritas rantai pasok obat di fasilitas kesehatan rujukan.

Taruna meninjau instalasi farmasi RSUD Dr Soetomo, memastikan seluruh proses—mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi ke pasien—telah sesuai dengan standar Good Pharmacy Practice (GPP) dan peraturan BPOM.

“Kedaulatan obat nasional tidak hanya tentang produksi, tetapi tentang memastikan seluruh rantai pasok aman, efisien, dan transparan hingga ke tangan pasien,” ujar Taruna.

Cita Rosita menyambut baik perhatian BPOM dan menegaskan pentingnya sinergi antara regulator dan rumah sakit rujukan.

“Sinergi ini esensial untuk menjamin pasien menerima obat yang aman dan bermutu,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved