Headline Tribun Timur
Rekor! Lima Kali Akpol 91 Jabat Kapolda Sulsel
Lima lulusan Akpol gantian jabat Kapolda Sulsel dalam beberapa tahun terakhir ini.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kapolda Sulawesi Selatan berganti dari Irjen Pol Rusdi Hartono (56) ke Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro (56).
Penunjukan Djuhandhani menambah daftar alumni Akpol 1991 pernah memimpin Polda Sulsel. Ia tercatat alumni kelima dari Batalyon Bhara Daksa menduduki jabatan tersebut.
Sebelumnya ada nama Irjen Merdisyam (57), Irjen Andi Rian Djajadi (57), dan Yudhiawan Wibisono (57).
Teman seangkatannya yang pernah menjabat Wakapolda Sulsel yakni Irjen Chuzaini Patoppoi (56).
Ia juga letting Wakapolda Sulsel saat ini, Brigjen Nasri Sulaeman (56).
Baca juga: Rusdi Hartono Diganti Jabat Kapolda Sulsel 27 Hari Pasca Rusuh Makassar, Penggantinya Masih Brigjen
Djuhandhani lahir di Magelang, Jawa Tengah pada 31 Mei 1969. Jabatan terakhirnya Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto, mengatakan, penunjukan Djuhandhani Rahardjo Puro sekaligus promosi jabatan dari perwira tinggi bintang satu menjadi bintang dua.
“Pergantian kepemimpinan ini bagian dari pembinaan karier yang sudah terukur di tubuh Polri,” kata Didik, Jumat (26/9/2025).
Ia berharap dengan adanya pergantian pucuk pimpinan, Polda Sulsel dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan kepemimpinan baru, kami berharap Polda Sulsel semakin profesional dalam menjaga kamtibmas serta memberi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan mutasi merupakan hal yang biasa dilakukan oleh pihaknya untuk penyegarab organisasi.
Ia mengaku, selain penyegaran organisasi, mutasi juga dinilai sebagai pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.
“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” katanya, Jumat (26/9/2025).
Berantas Pungli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250927-Merdisyam-Andi-Rian-Yudhiawan-Wibisono-Rusdi-Hartono-56-dan-Djuhandhani-Rahardjo.jpg)