Harga BBM Naik
Harga Pertamax Tembus Rp16.650, Warga Maros Menyerah dan Beralih ke Pertalite
Salah satunya pengendara roda dua Yuyun, mengaku selama ini cukup sering menggunakan Pertamax
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Meski begitu, Pertalite memang masih menjadi BBM yang paling banyak digunakan masyarakat di Kabupaten Maros.
“Memang pengguna Pertamax sebelumnya kaget, tapi saat ini masih didominasi Pertalite,” tuturnya.
Selain perubahan harga, SPBU Batangase juga mencatat stok Pertalite yang mulai menipis dalam beberapa hari terakhir.
Firdaus menyebutkan kondisi tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya volume pengiriman BBM dari biasanya.
“Pertalite sekarang sudah menipis sejak tiga hari terakhir,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengiriman yang biasanya mencapai 24 kiloliter kini hanya sekitar 16 kiloliter.
Untuk BBM jenis Solar, pihak SPBU memastikan pasokan masih berjalan normal tanpa gangguan distribusi.
Sementara itu, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.
“Kalau Solar pengiriman masih normal. Harga subsidi juga tetap,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan antrean kendaraan di SPBU dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini dipicu meningkatnya intensitas pembelian BBM, sementara pasokan tidak mengalami penambahan.
“Pembelian meningkat, sementara pengiriman tetap 24 kiloliter,” katanya.
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.650 per Liter, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Kalabbirang Takalar |
|
|---|
| Penampakan Ular Kobra Hitam Sepanjang 3.5 Meter Dievakuasi dari Rumah Warga |
|
|---|
| Harga BBM Pertamax di Makassar Sulsel Naik Rp4.050 atau 32 Persen, Bandingkan Pertalite dan Solar |
|
|---|
| Nonsubsidi Naik, Harga BBM Pertamax, Solar, Pertalite, Dexlite di Makassar dan Seluruh Provinsi |
|
|---|
| Polisi Belum Ungkap Pembunuh Sopir Maxim di Maros, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260610-Pantauan-SPBU-Batangase.jpg)