Harga BBM Naik
Harga Pertamax Tembus Rp16.650, Warga Maros Menyerah dan Beralih ke Pertalite
Salah satunya pengendara roda dua Yuyun, mengaku selama ini cukup sering menggunakan Pertamax
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Ilyas.
Ia mengaku terkejut saat mengetahui harga Pertamax naik hingga Rp16.650 per liter.
“Jujur, saya terkejut ketika membaca berita. Naiknya tidak tanggung-tanggung menjadi Rp16.650 per liter,” katanya.
Ia juga mempertimbangkan beralih ke Pertalite demi menghemat biaya operasional kendaraan.
“Yah resikonya kalau pindah ke Pertalite itu antriannya panjang, tapi mau bagaimana lagi,” tuturnya.
Ia menyebut biaya pengisian penuh menggunakan Pertamax kini jauh lebih mahal dibanding Pertalite.
“Kalau saya mengisi Pertalite full itu hanya Rp300 ribu, tapi kalau Pertamax mungkin sudah hampir Rp500 ribu,” imbuhnya.
Sementara itu, Pengawas SPBU Batangase, Firdaus, mengatakan penyesuaian harga Pertamax mulai diberlakukan tepat pukul 00.00 Wita.
“Perjam 12 tadi malam sudah naik, dari harga Rp12.600 ke Rp16.650,” ujarnya.
Firdaus menjelaskan kenaikan harga tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat dan berlaku secara nasional.
“Kalau untuk kenaikan memang dari pusat, tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Pas kenaikan juga jam 12 malam,” jelasnya.
Menurutnya, banyak pelanggan yang terkejut saat mengetahui harga baru Pertamax pada Rabu pagi.
Bahkan sejumlah konsumen sempat mempertanyakan kenaikan yang dinilai cukup tinggi.
“Pagi tadi ada yang mempertanyakan kenapa naik sampai segitu,” katanya.
Firdaus mengakui sebagian pengguna Pertamax mulai beralih ke Pertalite setelah kenaikan harga diberlakukan.
| Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.650 per Liter, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Kalabbirang Takalar |
|
|---|
| Penampakan Ular Kobra Hitam Sepanjang 3.5 Meter Dievakuasi dari Rumah Warga |
|
|---|
| Harga BBM Pertamax di Makassar Sulsel Naik Rp4.050 atau 32 Persen, Bandingkan Pertalite dan Solar |
|
|---|
| Nonsubsidi Naik, Harga BBM Pertamax, Solar, Pertalite, Dexlite di Makassar dan Seluruh Provinsi |
|
|---|
| Polisi Belum Ungkap Pembunuh Sopir Maxim di Maros, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260610-Pantauan-SPBU-Batangase.jpg)