Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Siapa Pelakunya? Sopir Maxim Meninggal di Pinggir Jalan Kariango Maros dengan Luka Tebasan di Leher

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, mengatakan korban mengalami luka serius pada bagian leher yang diduga akibat serangan senjata tajam.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
PEMBUNUHAN MAROS - proses olah TKP penemuan seorang pria dalam kondisi bersimbah darah di pinggir jalan pada Minggu (7/6/2026) malam. Korban merupakan sopir Maxim. 

Ringkasan Berita:
  • Abd Haris (50), sopir Maxim yang beroperasi di kawasan Bandara, ditemukan tewas bersimbah darah di tepi Jalan Poros Kariango Lorong 3, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Minggu (7/6/2026) malam. 
  • Korban mengalami luka sayatan sepanjang sekitar 18 sentimeter di bagian leher dan diduga menjadi korban pembunuhan. 
  • Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Abd Haris (50), warga Perumahan Anugrah Residence Blok D Nomor 2, Dusun Bira-Bira, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, meninggal akibat luka tebasan benda tajam di bagian leher.

Ia berprofesi sebagai sopir Maxim di kawasan Bandara tergeletak di tepi Jalan Poros Kariango Lorong 3, RT 03 RW 03, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Minggu (7/6/2026) malam.

Korban ditemukan sekitar pukul 19.30 Wita dalam kondisi bersimbah darah.

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, mengatakan korban mengalami luka serius pada bagian leher yang diduga akibat serangan senjata tajam.

“Ia meninggal dunia dengan luka di bagian leher. Haris diduga merupakan korban pembunuhan,” katanya, saat ditemui di Kantor Polsek Tanralili, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Haris Ditemukan Meninggal di Samping Istri - Anaknya di Kariango, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara menunjukkan terdapat satu luka sayatan pada bagian depan leher korban.

“Terdapat satu sayatan di bagian leher dengan panjang sekitar 18 sentimeter,” ungkapnya

Jenazah korban dijadwalkan menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Rencananya hari ini akan dilaksanakan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, helm, serta pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses pengungkapan kasus.

“Sudah ada saksi yang diperiksa, mulai dari saksi yang pertama kali menemukan korban hingga saksi-saksi lainnya. Saat ini masih dalam pemeriksaan di Polres Maros,” jelas pria kelahiran Jayapura itu.

Polisi belum dapat memastikan motif maupun identitas pelaku di balik kasus tersebut.

Penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk apakah korban dibuntuti sebelum kejadian atau telah ditunggu oleh pelaku di lokasi tertentu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved