Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pengakuan Suhartini Wanita 44 Buang Bayi di Dekat Sumur Tua Moncongloe Maros, Hamil Luar Nikah

Pelaku diketahui merupakan ibu kandung bayi tersebut, yakni Suhartini (44), warga setempat.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PENEMUAN BAYI -  Polisi datangi lokasi penemuan bayi di Dusun Leko’, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Warga digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di area sumur tua, Sabtu (4/4/2026) dini hari. Bayi itu kini berada di Puskesmas Moncongloe untuk perawatan lebih lanjut. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Kasus pembuangan bayi laki-laki yang ditemukan di sumur tua di Dusun Leko’, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan akhirnya terungkap, Minggu (5/4/2026).

Pelaku diketahui merupakan ibu kandung bayi tersebut, yakni Suhartini (44), warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan Farel, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 01.00 Wita.

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Rasyid, yang mendengar suara tangisan di sekitar kandang kambing dekat rumahnya.

Awalnya, suara tersebut dikira berasal dari hewan ternak.

Namun karena penasaran, ia kemudian mendatangi sumber suara dan menemukan seorang bayi laki-laki yang masih memiliki tali pusat.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke rumah Ketua RT setempat sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Moncongloe yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan jejak noda darah.

"Jejak darah itu mengarah ke salah satu rumah warga yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi penemuan bayi," bebernya.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah pada Suhartini yang saat itu telah dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) untuk mendapatkan perawatan.

Dalam pemeriksaan, Suhartini mengakui telah melahirkan bayi tersebut seorang diri di kamar mandi rumahnya.

Setelah melahirkan, bayi dimasukkan ke dalam ember lalu dibawa ke belakang rumah dan diletakkan di dekat kandang kambing, di sela-sela seng.

Ia nekat melakukan hal tersebut karena takut dan malu, lantaran bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar pernikahan.

Diketahui, Suhartini telah berpisah dengan suaminya selama sekitar empat tahun, namun belum resmi bercerai.

Sementara ayah biologis bayi tersebut tidak diketahui keberadaannya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved