Waspada 'Godzilla' El Nino, 8 Kecamatan di Maros Sulsel Berpotensi Dilanda Kekeringan
Delapan kecamatan di Maros diperkirakan berpotensi dilanda kekeringan pada musim kemarau mendatang.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
“Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan,” ujar Towadeng.
Ia juga mengimbau warga memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan.
“Pastikan peralatan dapur dan listrik dimatikan untuk mencegah potensi kebakaran,” lanjutnya.
Pihaknya pun juga telah menyiapkan langkah antisipasi.
Salah satunya dengan menyalurkan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.
Mantan Kadis Kopumdag Maros itu diprediksi ada beberapa wilayah yang akan terdampak cukup parah di antaranya Kecamatan Bontoa, Lau, Marusu, dan Maros Baru.
Selain itu, dampak kekeringan juga diperkirakan bisa meluas ke wilayah lain.
“Bisa sampai delapan sampai sembilan kecamatan, termasuk Turikale, Tanralili, Simbang, dan sebagian Bantimurung,” bebernya.
Menurutnya, wilayah Bontoa menjadi salah satu daerah yang paling rentan.
Hal ini karena keterbatasan akses air bersih, baik dari jaringan PDAM maupun air tanah.
Untuk itu, penyaluran air dari luar wilayah menjadi solusi utama.
“Tahun lalu penyaluran air bersih mencapai lebih dari 500 tangki,” ujarnya.
Ia menyebut, jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat tahun ini, tergantung kondisi di lapangan.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Nurul Hidayah
| 387 Jamaah Haji Maros Masuk Asrama Haji Sudiang, Bupati dan Wabup Pantau Layanan One Stop Service |
|
|---|
| Dugaan Korupsi PDAM Maros Naik Penyidikan Usai Shalahuddin Diperiksa Penyidik |
|
|---|
| Pemkot Makassar-BPBD Siaga El Nino Godzilla, Antisipasi Kekeringan Ekstrem |
|
|---|
| Darurat Guru di Maros, 475 Formasi Kosong, Honorer Tak Bisa Direkrut |
|
|---|
| 2.155 Hewan Kurban Disiapkan di Maros, Asal Tompobulu Paling Banyak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-SMPN-4-Palopo-Baso-Aslamin.jpg)