Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kepala Desa dan Warga Patungan Perbaiki Jalan Milik Pemprov Sulsel di Moncongloe Maros

Ia menyebutkan, perbaikan jalan tersebut sudah beberapa kali dilakukan dengan cara yang sama karena kerusakan kerap kembali terjadi.

|
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
JALAN RUSAK - Jalan poros provinsi di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan diperbaiki setelah lama dikeluhkan warga. Perbaikan jalan secara swadaya oleh pemerintah desa bersama masyarakat setempat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Jalan poros provinsi di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan diperbaiki setelah lama dikeluhkan warga.

Perbaikan jalan secara swadaya oleh pemerintah desa bersama masyarakat setempat.

Hal ini dilakukan kondisi jalan yang rusak dinilai sudah sangat mengganggu aktivitas warga.

Perbaikan jalan yang ditunggu-tunggu dari Pemprov Sulsel tak kunjung turun.

Padahal ruas jalan tersebut milik Pemprov Sulsel.

Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal, mengatakan perbaikan ini bersifat sementara sambil menunggu penanganan dari pemerintah provinsi.

“Iya, ini kami perbaiki sementara pakai dana pribadi dan swadaya warga. Kasihan masyarakat karena kondisinya sudah parah,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menyebutkan, perbaikan jalan tersebut sudah beberapa kali dilakukan dengan cara yang sama karena kerusakan kerap kembali terjadi.

“Sudah beberapa kali diperbaiki pakai dana pribadi dan swadaya, tapi rusak lagi,” jelasnya.

Perbaikan terakhir dilakukan pada Kamis malam kemarin dengan menurunkan satu unit alat berat untuk meratakan jalan.

Adapun anggaran digunakan dalam perbaikan sementara ini, sekitar Rp20 juta.

Iqbal menjelaskan, perbaikan difokuskan pada penanganan genangan air yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan.

“Drainase sementara kami buat untuk mengalirkan air. Saluran di depan SPBU juga kami keruk, setelah itu ditimbun dan diratakan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, perbaikan tidak dilakukan dengan pengecoran karena keterbatasan anggaran serta pertimbangan akses jalan.

“Tidak sampai dicor, karena tidak ada anggaran. Kalau dicor juga harus tutup jalan,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved