Jelang Puncak Arus Mudik, Polres Maros Petakan Wilayah Rawan Kemacetan
Satlantas Polres Maros telah memetakan titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sepanjang Poros Maros-Makassar
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Pengendara yang akan melintas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan diminta waspada saat melintas pada momen arus mudik lebaran Idulfitri 2026.
Satlantas Polres Maros telah memetakan titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sepanjang Poros Maros-Makassar.
Kasat Lantas Polres Maros, AKP Muhammad Arfah, mengatakan terdapat sejumlah titik di Kabupaten Maros yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.
Di antaranya di Jalan Poros Makassar–Maros tepatnya di putaran Lantimojong.
Selain itu, potensi kemacetan juga diperkirakan terjadi di putaran Roti Setia Kawan.
Titik rawan macet lainnya berada di Jalan Poros Maros–Makassar depan Grand Mall Maros.
“Kemudian di Jalan Poros Maros–Makassar depan Pasar Batang Ase serta di Jalan Poros Maros–Makassar depan Pasar Maccopa,” katanya saat dikonfirmasi Tribun Timur, Senin (16/3/2026).
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pengendara juga disarankan menggunakan jalur alternatif.
Salah satunya melalui jalur Pattene yang tembus ke Maros Baru.
“Bisa juga lewat Moncongloe tembus Simbang, Bantimurung,” ujarnya.
Selain titik rawan macet, pihaknya juga memetakan sejumlah lokasi yang rawan kecelakaan lalu lintas.
Di antaranya di Jalan Poros Maros–Bone tepatnya di perempatan Mamminasata.
"Kemudian di Jalan Poros Maros–Pangkep kawasan Belang-Belang," bebernya.
Arfah menyebut puncak arus mudik di Kabupaten Maros diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026.
Ia memperkirakan sekitar 39 ribu kendaraan akan melintas di wilayah Kabupaten Maros pada momen arus mudik maupun arus balik Lebaran.
“Kendaraan akan didominasi oleh kendaraan roda empat,” katanya.
Dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini, Polres Maros menyiagakan sebanyak 256 personel.
Selain itu, polisi juga mendirikan lima posko pengamanan di sejumlah titik.
Terdiri dari tiga pos pengamanan, satu pos terpadu, dan satu pos pelayanan.
Tiga pos pengamanan berada di Kecamatan Camba, Lau, dan Mandai.
Sementara pos terpadu berada di Kecamatan Turikale.
“Adapun pos pelayanan ditempatkan di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin,” tuturnya.
Salah satu pemudik, Nurul Khalifah, mengaku akan berangkat mudik pada 17 Maret 2026 mendatang.
Ia berencana mudik ke Kabupaten Soppeng bersama tiga anggota keluarganya menggunakan mobil pribadi.
Ia mengatakan telah menyiapkan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
"Yang terpenting itu memperhatikan kondisi kendaraan dan bekal untuk anak dan suami," tutupnya.
Hingga kini, arus lalu lintas di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Maros, tepatnya di Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, mulai mengalami peningkatan.
Meski demikian, arus kendaraan di kawasan tersebut masih terpantau ramai lancar.
Pantauan di lokasi, Jumat (16/3/2026), belum terlihat adanya penumpukan kendaraan di pintu keluar Tol Ir Sutami.
Satu pos polisi juga telah didirikan di kawasan tersebut untuk memantau sekaligus mengatur arus lalu lintas.
| Tim Dukcapil Makassar Turun ke Maros, Permudah Layanan Adminduk Warga |
|
|---|
| Pulang dari Tanah Suci, Jemaah Haji Maros Hj Hamdana Pakai Baju Harga Rp3 Juta |
|
|---|
| Terpilih sebagai Ketua PKB Maros, Wawan Mattaliu Tumbangkan Calon Petahana |
|
|---|
| Ikon Haji 2026 Hj Jumariah Gunakan Busana Bling-Bling |
|
|---|
| Maxim Komitmen Kawal Proses Hukum Kasus Meninggalnya Mitra Pengemudi di Maros |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260316-Suasana-arus-lalu-lintas-di-Simpang-Lima-Bandara.jpg)