Mudik 2026
ASN Maros Boleh WFA 3 Hari, Wajib Lampirkan Bukti Mudik
ASN Pemkab Maros, Sulsel, diperbolehkan Work From Anywhere selama tiga hari menjelang Idulfitri.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
“Tidak boleh ada yang tidak bertugas. Kepala OPD yang mengatur. Intinya OPD pelayanan tetap terbuka dan memberikan pelayanan di jadwal WFA tersebut,” jelasnya.
Chaidir juga mengingatkan ASN yang mengajukan WFA namun tidak menjalankan tugas dengan baik akan dikenakan sanksi.
Sanksi juga akan diberikan kepada ASN yang tidak membuat laporan selama menjalankan WFA.
“Kalau tidak memberikan laporan sesuai ketentuan, maka akan dianggap absen atau alpa dan WFA-nya tidak dianggap,” tegasnya.
Kepala BKPSDM Maros, Sri Wahyuni AB, mengatakan kebijakan WFA diterapkan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Idulfitri.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu ASN yang akan melakukan perjalanan selama libur Lebaran.
Namun di sisi lain, pelayanan pemerintahan tetap harus berjalan.
Ia meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Dengan demikian, pekerjaan ASN tetap berjalan meskipun dilakukan dari lokasi yang berbeda.
Selain itu, kanal pengaduan masyarakat juga diminta tetap dibuka selama masa libur nasional dan cuti bersama.
“Kami ingin memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” tutupnya. (*)
| Setengah Juta Penumpang Melintas di Bandara Sultan Hasanuddin Selama Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 |
|
|---|
| ASDP Bone Catat 4.567 Penumpang di Lintasan Bajoe–Kolaka Selama Arus Mudik, Naik 14 Persen |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bajoe Diprediksi 28 Maret |
|
|---|
| 242.602 Pemudik Padati Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Paling Banyak Rute Jakarta - Surabaya |
|
|---|
| 10 Ribu Pemudik Lintasi Pelabuhan Bira - Pamatata Selayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BPJS-BPI-Bupati-Chaidir-Syam-dalam-kegiatan-rapat.jpg)