Ramadan 2026
35 Siswa Dirawat Usai Bukber di SMPN 3 Camba, Puskesmas Duga Keracunan
Menu yang dikonsumsi peserta saat berbuka puasa antara lain ayam, mi goreng, nasi, telur, sambal, timun, dan sayur kentang.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah menu makanan yang disajikan dalam kegiatan buka puasa bersama di SMP Negeri 3 Camba diduga menjadi pemicu puluhan peserta mengalami keracunan makanan.
Menu yang dikonsumsi peserta saat berbuka puasa antara lain ayam, mi goreng, nasi, telur, sambal, timun, dan sayur kentang.
Panitia juga menyediakan takjil berupa es buah, jalangkote, dan kue lapis.
Saat ini, berbagai menu makanan tersebut masih ditelusuri oleh tim kesehatan untuk mengetahui makanan yang berpotensi menjadi sumber keracunan.
Kepala Puskesmas Camba, Fitriani, mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi epidemiologi terkait kejadian tersebut.
“Statusnya masih terduga Kejadian Luar Biasa (KLB). Sebelum ada hasil dari Dinas Kesehatan, kita belum bisa pastikan ini KLB atau bukan,” kata Fitriani kepada Tribun Timur, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, sampel makanan dari kegiatan buka puasa bersama tersebut telah dikirim untuk diperiksa di laboratorium.
Namun hingga kini hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan masih ditunggu.
“Belum ada hasil dari Dinkes terkait ini. Sampelnya tadi baru terkirim, semoga secepatnya keluar,” ujarnya.
Peristiwa ini terjadi saat kegiatan buka puasa bersama di SMP Negeri 3 Camba, Kelurahan Cempaniga, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Rabu (11/3/2026) sore.
Sebanyak 150 orang tercatat mengikuti kegiatan tersebut.
Beberapa jam setelah mengonsumsi makanan, sejumlah peserta mulai mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, hingga pusing.
Keesokan harinya, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 11.00 Wita, pasien mulai berdatangan ke Puskesmas Camba untuk mendapatkan penanganan medis.
Sebanyak 22 orang tercatat datang berobat ke Puskesmas Camba.
Rinciannya, 11 orang menjalani perawatan, delapan orang rawat jalan, dan tiga orang mendapatkan penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).
| Harga Kebutuhan Pokok di Gowa Stabil, Cabai Rawit dan Ayam Naik |
|
|---|
| Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran |
|
|---|
| Baznas Wajo Terima Zakat Mal Rp100 Juta, Fidyah Rp15 Juta hingga 26 Ramadan |
|
|---|
| ASN Luwu Boleh WFA 16-17 Maret dan 25-27 Maret, Maksimal Sepertiga Pegawai |
|
|---|
| Tarawih Tetap Ramai, Tapi Celengan Masjid Al Markaz Maros Menurun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pengambilan-sampel-makanan-yang-diduga-menjadi-pemicu-keracunan-puluhan-siswa.jpg)