Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

Cuaca Buruk Berpotensi Ganggu Aktivitas Mudik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin, Kukuh Ribudiyanto, mengatakan potensi hujan diperkirakan terjadi selama periode posko

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
CUACA BURUK - Pesawat garuda di Apron Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (13/3/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar selama periode arus mudik Lebaran 2026. 

Menurut Kukuh, kecepatan angin di atas 20 knot atau sekitar 45 kilometer per jam sudah bisa mengganggu penerbangan.

"Terutama bagi pesawat berukuran kecil," sebutnya.

Karena itu, BMKG menggunakan alat pendeteksi angin di kawasan bandara.

Jika terjadi peningkatan kecepatan angin, informasi tersebut langsung disampaikan kepada petugas Air Traffic Control (ATC).

“Kalau angin terdeteksi kencang, langsung kami informasikan ke ATC supaya lalu lintas penerbangan bisa diatur, misalnya pesawat tidak turun dulu,” ujarnya.

Meski demikian, maskapai penerbangan juga telah memiliki akses terhadap informasi cuaca dari BMKG sebelum penerbangan dilakukan.

Hal itu memungkinkan maskapai untuk mengantisipasi potensi gangguan cuaca selama penerbangan.

“Kami terus memberikan informasi cuaca kepada maskapai agar bisa meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai pun telah menyiapkan bandara alternatif apabila terjadi kondisi cuaca buruk.

Bandara yang disiapkan sebagai bandara alternatif (alternate airport) adalah Bandara Balikpapan.

“Jika terjadi cuaca buruk atau kendala operasional lainnya, penerbangan dapat dialihkan sementara ke Balikpapan,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran operasional, manajemen bandara juga melakukan pengecekan fasilitas di sisi udara maupun sisi darat.

Pemeriksaan dilakukan terhadap runway, taxiway, apron hingga fasilitas keselamatan dan navigasi penerbangan.

Sementara di area terminal, pihak bandara mengoptimalkan layanan check-in, ruang tunggu hingga area kedatangan penumpang.

Minggus juga mengimbau calon penumpang agar merencanakan perjalanan dengan baik.

Ia mengingatkan penumpang untuk datang lebih awal ke bandara.

“Kami mengingatkan tips perjalanan 3,2,1, yakni tiga jam sebelum penerbangan sudah berangkat menuju bandara, dua jam sebelum keberangkatan sudah berada di area check-in, dan satu jam sebelum keberangkatan sudah berada di ruang tunggu,” jelasnya(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved