Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2026

13 Ramadan Warga Maros Ramai Beli Emas Perhiasan, Harga 23 Karat Capai Rp2,7 Juta per Gram

Warga Maros, Sulsel ramai membeli emas perhiasan. Harga emas 23 karat tembus Rp2,7 juta per gram, dipicu kebutuhan lebaran dan harga global naik.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
Harga Emas – Pedagang emas di Pasar Tramo, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Warga Maros mulai ramai membeli emas perhiasan memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Maros, Sulsel ramai membeli emas perhiasan memasuki pertengahan Ramadan 1447 H. 
  • Harga emas 23 karat Rp2,7 juta per gram, 22 karat Rp2,2 juta, dan batangan Antam Rp3,5 juta. 
  • Aktivitas transaksi meningkat 20 persen dibanding awal Ramadan. 
  • Warga membeli untuk dipakai, lebaran, dan investasi karena FOMO akibat harga naik.
 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Memasuki hari ke-13 Ramadan 1447 Hijriah, warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ramai membeli emas perhiasan.

Kabupaten Maros terletak di bagian barat Provinsi Sulawesi Selatan, tepat di
sebelah utara Kota Makassar.

Maros berbatasan langsung dengan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa di selatan.

Kabupaten Pangkep di utara.

Kabupaten Bone di timur.

Selat Makassar di barat.

Jarak dari pusat Kota Maros (Turikale) ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) sangat dekat.

Berkisar antara 10-15 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit.

Bandara berada di Kecamatan Mandai, menjadikannya akses yang sangat cepat dari pusat kota Maros.  

Minat Beli Meningkat

Meski harga terus naik, minat beli justru meningkat, terutama dalam sepekan terakhir.

Pantauan di Toko Emas Budi Jaya, Pasar Tramo Maros, Kecamatan Turikale, Selasa (3/3/2026)  transaksi terlihat lebih ramai dibanding awal Ramadan.

Pemilik Toko Emas Budi Jaya, Tasrif Mustafa, mengatakan awal Ramadan sempat sepi karena banyak warga menjual emas.

Namun memasuki pertengahan Ramadan, jumlah pembeli meningkat sekitar 20 persen.

“Awal Ramadan sempat sepi dan banyak yang menjual. Sekarang sudah mulai ramai lagi,” ujar Tasrif, Selasa (3/3/2026).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved