Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makan Siang Gratis

Sekolah di Maros Tidak Tolak MBG, Siswa Suka Menu Ayam

Sekolah di Maros tetap terima MBG, dengan ayam jadi menu favorit siswa. Program ini dinilai bermanfaat dan aman, tanpa kasus makanan basi.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
MBG MAROS - Suasana pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Maros. Sejauh ini belum ada laporan sekolah menolak program ini. BGN menegaskan sekolah tetap memiliki kewenangan menolak jika MBG tidak sesuai kebutuhan atau kondisi satuan pendidikan. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah sekolah di Maros, Sulsel tetap menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena bermanfaat bagi siswa. 
  • Kepala sekolah SMPN 17 Marusu dan SMPN 18 Lau menyebut menu harian terdiri dari telur, sayur, buah, dan ayam sebagai favorit. 
  • Kualitas makanan tetap terjaga, tanpa laporan makanan basi. Program diharapkan terus ditingkatkan.

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan sekolah bisa menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika dianggap tidak sesuai kebutuhan atau kondisi satuan pendidikan.

Program MBG bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui penyediaan makanan sehat di sekolah.

Meski demikian, sejumlah sekolah di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap menerima program ini karena dinilai bermanfaat.

Kepala SMP Negeri 17 Marusu, Arhan, menyatakan pihaknya tidak menolak pelaksanaan MBG.

“Kalau saya sih tidak (menolak). Masih menerima dan kami akan lihat bagaimana ke depannya,” kata Arhan saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2025).

Ia menambahkan, sejauh ini belum ada keluhan dari orang tua atau siswa terkait menu yang disajikan.

Kualitas makanan tetap terjaga, tidak ada makanan basi atau buah yang tidak layak konsumsi.

Menu harian biasanya terdiri dari kombinasi telur, sayur, dan buah.

Menu favorit siswa adalah ayam.

“Menu andalannya seperti ayam,” ungkap Arhan. Para siswa umumnya menghabiskan makanan yang dibagikan.

Arhan berharap kualitas MBG terus meningkat agar tetap aman bagi kesehatan siswa.

Hal serupa disampaikan Kepala SMP Negeri 18 Lau, Abbas.

Ia menegaskan sekolahnya tidak menolak MBG karena sangat bermanfaat bagi siswa.

“Sejauh ini pelaksanaan MBG di sekolah berjalan aman, tidak ada kasus makanan basi atau buah busuk,” kata Abbas.

Menu harian untuk hari biasa mencakup makanan basah seperti ayam dan ikan, serta buah seperti pisang, pir, rambutan, semangka, melon, dan jeruk.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved