Sempat Surut, Banjir Kembali Merendam Delapan Kecamatan di Maros
Air kembali menggenangi rumah-rumah warga sejak Selasa siang, bahkan di beberapa lokasi ketinggiannya melebihi satu meter
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
“Untuk saat ini ada delapan kecamatan yang terdampak banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi. Rata-rata ketinggian air antara 30 sentimeter hingga satu meter," katanya saat ditemui di Kantor BPBD, Selasa (24/2/2025).
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk mendirikan posko siaga bencana.
Nasrul menjelaskan, air sebenarnya sempat surut sehari sebelumnya, namun kembali naik dengan ketinggian relatif sama.
"Hingga kini, belum ada laporan warga yang mengungsi karena sebagian besar rumah yang terdampak merupakan rumah panggung," sebutnya.
Ketua RT Dusun Kampala, Sangkala, menyebut banjir kali ini merupakan yang keenam dalam dua bulan terakhir.
“Sudah enam kali banjir dalam dua bulan ini. Sempat surut kemarin, sekarang naik lagi. Warga belum ada yang mengungsi, masih bertahan di rumah,” katanya.
| Suasana Haru Warnai Pelepasan Angkatan ke-23 TK Zakia Fikrah Moncongloe Maros, 85 Anak Lulus |
|
|---|
| Sungai Poringan Meluap, 200 Rumah dan 50 Hektare Kebun Warga Desa Tabah Walenrang Timur Terendam |
|
|---|
| Banjir Rendam Desa Lembang-lembang Luwu Utara, Aktivitas Warga Lumpuh |
|
|---|
| Jembatan Kembar Pasar Sentral Maros Segera Dibangun, 1.325 Meter Persegi Lahan Dibebaskan |
|
|---|
| Daya Tampung Sekolah Negeri di Maros Overload, Penambahan Rombel Tak Memungkinkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260224-Banjir-merendam-Dusun-Kampala.jpg)