Sempat Surut, Banjir Kembali Merendam Delapan Kecamatan di Maros
Air kembali menggenangi rumah-rumah warga sejak Selasa siang, bahkan di beberapa lokasi ketinggiannya melebihi satu meter
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Banjir kembali menerjang delapan kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (24/2/2026)
- Banjir susulan ini terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah Maros dalam beberapa hari terakhir
- Air kembali menggenangi rumah-rumah warga sejak Selasa siang, bahkan di beberapa lokasi ketinggiannya melebihi satu meter
TRIBUNMAROS.COM, MAROS – Setelah sempat surut, banjir kembali menerjang delapan kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (24/2/2026).
Ketinggian air bervariasi mulai dari 30 cm hingga mencapai satu meter di sejumlah titik permukiman warga.
Meski demikian, sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah dan belum mengungsi.
Banjir susulan ini terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah Maros dalam beberapa hari terakhir.
Air kembali menggenangi rumah-rumah warga sejak Selasa siang, bahkan di beberapa lokasi ketinggiannya melebihi satu meter.
Wilayah terparah dilaporkan berada di Kecamatan Camba dan Kecamatan Marusu, tepatnya di Dusun Kampala.
Di lokasi tersebut, akses jalan ke kota Kabupaten Maros terendam air.
Warga harus menggunak perahu untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain dipicu hujan ekstrem, kondisi diperparah oleh pasang air laut yang sebelumnya menghambat aliran sungai di muara.
Akibatnya, air dari hulu meluap dan merendam kawasan bantaran sungai.
Berdasarkan data BPBD Maros, sedikitnya delapan kecamatan terdampak banjir.
Kedelapan kecamatan tersebut yakni Camba, Tompobulu, Cenrana, Mallawa, Marusu, Maros Baru, Turikale, dan Lau.
Sebagian besar wilayah terdampak berada di bantaran Sungai Maros dan daerah aliran Sungai Walannae.
Sekretaris BPBD Maros, Nasrul, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan.
| Suasana Haru Warnai Pelepasan Angkatan ke-23 TK Zakia Fikrah Moncongloe Maros, 85 Anak Lulus |
|
|---|
| Sungai Poringan Meluap, 200 Rumah dan 50 Hektare Kebun Warga Desa Tabah Walenrang Timur Terendam |
|
|---|
| Banjir Rendam Desa Lembang-lembang Luwu Utara, Aktivitas Warga Lumpuh |
|
|---|
| Jembatan Kembar Pasar Sentral Maros Segera Dibangun, 1.325 Meter Persegi Lahan Dibebaskan |
|
|---|
| Daya Tampung Sekolah Negeri di Maros Overload, Penambahan Rombel Tak Memungkinkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260224-Banjir-merendam-Dusun-Kampala.jpg)