Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RSUD Camba Dapat Suntikan Rp10 Miliar, Fokus BMHP hingga Insentif Dokter

Rumah sakit ini dikhususkan untuk melayani pasien dari wilayah pegunungan, Camba, Cenrana dan Mallawa.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sakinah Sudin
Tribun-Timur.com/ Nurul Hidayah
RSUD CAMBA - Peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba di Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin, (29/12/2025).Pemerintah Kabupaten Maros menggelontorkan untuk operasional RSUD Camba 2026 guna meningkatkan layanan kesehatan bagi warga wilayah pegunungan Camba, Cenrana, dan Mallawa. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Maros anggarkan Rp10 miliar untuk RSUD Camba 2026, mencakup BMHP, tenaga outsourcing, operasional, dan insentif tenaga medis.
  • RSUD Camba beroperasi penuh melayani warga Camba, Cenrana, Mallawa, dengan kapasitas 50 tempat tidur dan sekitar 130 tenaga kesehatan.
  • Pelayanan dinilai maksimal, namun masih perlu pembenahan infrastruktur seperti akses jalan, drainase, dan area parkir, serta pengawasan DPRD terus berjalan.


TRIBUNMAROS.COM, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros menggelontorkan anggaran sekitar Rp10 miliar mendukung operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba tahun 2026.

RSUD adalah institusi pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah (provinsi atau kabupaten/kota) yang menyediakan layanan medis paripurna.

Termasuk rawat jalan, rawat inap, dan gawat darurat. RSUD berfungsi sebagai pusat rujukan bagi masyarakat dan Puskesmas, serta seringkali bertindak sebagai rumah sakit pendidikan.

RSUD Camba berlokasi di Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan resmi beroperasi penuh, Senin, (29/12/2025) lalu.

Jarak dari RSUD Camba ke Kecamatan Turikale (pusat kota Maros) adalah sekitar 48,6 kilometer (Km).

Waktu tempuh sekitar 1 jam 9 menit dengan kendaraan bermotor melalui rute utama Jl. Poros Bantimurung / Jl. Poros Maros-Soppeng.

RSUD Camba dikhususkan untuk melayani pasien dari wilayah pegunungan, Camba, Cenrana dan Mallawa.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, anggaran Rp10 miliar itu difokuskan untuk sejumlah kebutuhan penting rumah sakit.

Seperti belanja bahan medis habis pakai (BMHP), pembayaran tenaga outsourcing, biaya operasional, hingga insentif bagi dokter spesialis dan tenaga paramedis.

Chaidir Syam mengaku telah melakukan monitoring ke rumah sakit tersebut beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya, ia mengecek buku pelayanan guna memastikan aktivitas layanan kesehatan berjalan aktif.

“Kami cek di buku pelayanan, sudah banyak pelayanan kepada masyarakat,” kata Chaidir Syam, Senin (23/2/2026).

Menurut Chaidir, dari sisi pelayanan medis, RSUD Camba dinilai sudah berjalan maksimal.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah catatan terkait infrastruktur yang perlu dibenahi.

Ia menyebut, beberapa titik yang menjadi perhatian yakni akses jalan menuju rumah dinas, perbaikan drainase, serta penataan area parkir.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved