Dana TPG Rp20,8 M Sudah Masuk Kas Daerah, 2.300 Guru Maros Tunggu Cair
Dana TPG Rp20,8 miliar untuk 2.300 guru di Maro, Sulsel sudah masuk kas daerah sejak Desember 2025.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2025 di Kabupaten Maros, Sulsel belum terealisasi meski dana Rp20,8 miliar telah masuk kas daerah sejak Desember 2025.
- Bupati Maros Chaidir Syam menyebut keterlambatan disebabkan proses validasi dan penyesuaian data 2.300 guru penerima serta penginputan ke APBD pokok 2026.
- Pencairan ditargetkan rampung setelah administrasi selesai.
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun anggaran 2025 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam unggahan akun Facebook Taufik Opik, disebutkan dana TPG 100 persen tahun 2025 telah masuk ke kas daerah sejak akhir tahun lalu.
Namun hingga kini belum disalurkan kepada para guru penerima.
Unggahan tersebut juga meminta pemerintah daerah segera mencairkan hak para guru.
“Tololong Pak Bupati segera cairkan dana tunjangan TPG 100 persen anggaran tahun 2025. Soalnya dari Desember lalu sudah masuk kas daerah Maros, tapi belum disalurkan untuk guru-guru di Maros. Jangan diendapkan terus di kas daerah, kasian para guru di Maros,” tulis unggahan itu.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Maros, Chaidir Syam, memastikan proses pencairan saat ini dalam tahap penyelesaian administrasi.
“Semoga segera selesai administrasinya dan kita akan bayarkan,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, kendala utama berada pada penyesuaian dan validasi data penerima.
“Karena semua data penerima harus disesuaikan dan jelas penerimanya,” ujarnya.
Chaidir mengungkapkan dana TPG tersebut memang telah masuk ke kas daerah pada akhir Desember 2025.
Namun sesuai mekanisme penganggaran, dana harus dimasukkan terlebih dahulu dalam APBD pokok tahun 2026 agar perhitungan dan penyalurannya sesuai ketentuan.
“Jadi harus dimasukkan di APBD pokok 2026 perhitungannya, kemudian kelengkapan data dan perhitungannya supaya bisa klop dengan anggaran yang ditransfer oleh pusat,” jelasnya.
Ia memastikan, apabila seluruh proses administrasi rampung, dana akan segera dicairkan kepada para guru penerima.
“InsyaAllah hari Rabu, karena harus diinput masing-masing nomor rekeningnya,” ujarnya.
Chaidir menyebut total dana TPG yang ditransfer pemerintah pusat untuk Kabupaten Maros mencapai Rp20.899.824.000.
| Hari Donor Darah Sedunia, Pengunjung CFD dan Pengemudi Ojol Ramai-Ramai Donor Darah di CPI Makassar |
|
|---|
| Kolam Renang Grand Toserba Jadi Favorit Libur Sekolah, Pengelola Utamakan Keamanan Pengunjung |
|
|---|
| Imbas BBM Naik, Emak-emak di Bone Keluhkan Harga Sembako Melonjak: Rp300 Ribu Hanya Cukup 5 Hari |
|
|---|
| Satresnarkoba Polres Bone Ungkap 15 Kasus Narkoba dalam Sebulan, 19 Tersangka Diamankan |
|
|---|
| PSM Makassar Kehilangan Bek Lokal Sulsel, Yosef Wijaya Soroti Dampak Banyaknya Pemain Asing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-22-feb-tpg-maros.jpg)