Bupati Maros Chaidir Syam Pimpin Bersih-bersih di Halaman Masjid Al Markas
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan kegiatan bersih-bersih merupakan tindak lanjut arahan Prabowo
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Bupati Maros, Chaidir Syam galakkan Jumat Bersih di halaman Masjid Al Markas
- Program digalakkan sebagai bentuk penguatan budaya gotong royong
- Chaidir turut terjun langsung membersihkan halaman masjid bersama jajaran pemerintah daerah
TRIBUNMAROS.COM, MAROS – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN), pelajar hingga warga tampak memadati halaman Masjid Al Markas, Jumat (13/2/2026) pagi.
Mereka membawa sapu, cangkul, dan kantong sampah untuk mengikuti kegiatan Jumat Bersih yang digelar Pemerintah Kabupaten Maros dalam rangka Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Program tersebut kembali digalakkan sebagai bentuk penguatan budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia untuk mendorong kolaborasi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Program ini menjadi upaya kita bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kondisi sekitarnya,” katanya.
Menurutnya, kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin kebersihan menjadi budaya bersama, bukan hanya kegiatan seremonial. Kalau lingkungan bersih, tentu berdampak pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Chaidir turut terjun langsung membersihkan halaman masjid bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
“Kami ingin memberi contoh langsung kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri. Pemerintah harus hadir dan ikut bekerja bersama masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Jumat Bersih dirancang sebagai agenda rutin setiap pekan dan dilaksanakan serentak setiap hari Jumat mulai pukul 06.30 hingga 08.30 Wita di lingkungan kerja maupun wilayah tempat tinggal masing-masing.
Program ini melibatkan Forkopimda, organisasi perangkat daerah, camat, fasilitas kesehatan, organisasi kemasyarakatan, pemuda, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga satuan pendidikan dari tingkat TK sampai SMA/SMK.
Selain itu, pemerintah desa, kepala dusun, RT/RW, PKK, Dharma Wanita, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, serta pelaku UMKM juga didorong berpartisipasi.
Sasaran kegiatan meliputi kantor pemerintahan, fasilitas umum, rumah ibadah, sekolah, kampus, drainase, jalan, pekarangan rumah warga, serta area layanan publik lainnya.
“Kita ingin memastikan lingkungan tetap bersih dan tertata. Selain menciptakan kenyamanan, ini juga dapat mencegah berbagai potensi masalah lingkungan seperti banjir akibat saluran air tersumbat,” jelasnya.
| Prabowo Kurban 25 Sapi untuk 24 Daerah Sulsel Iduladha 2026 |
|
|---|
| Puluhan Ribu Hektare Sawah di Maros Berpotensi Kekeringan, Pemkab Antisipasi Gagal Panen |
|
|---|
| 111 Warga Maros Lepas Status Penerima Bansos PKH |
|
|---|
| Harga Plastik di Maros Merangkak Naik, Gelas Plastik Isi 50 Dijual Rp15 Ribu |
|
|---|
| Stok Langka, Harga Minyak Goreng Subsidi di Maros Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260213-Bupati-Maros-bersih-bersih.jpg)