7 Ribu KK di 9 Desa di Maros Terdampak Krisis Air Bersih
Sekitar 7 ribu kepala keluarga (KK) yang tersebar di sembilan desa dan kelurahan dalam kecamatan ini.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
ISTIMEWA
Penyaluran air - Suasana penyaluran air bersih di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kepala BPBD Maros, Towadeng, mengatakan distribusi air bersih diprioritaskan ke daerah dengan tingkat kekeringan terparah.
“Setelah data lengkap masuk, saya sudah instruksikan agar segera dikalkulasi kebutuhan air bersih. Jika Rp30 juta itu tidak cukup, maka akan ditopang oleh BTT,” jelas Chaidir.
Ia memastikan distribusi air bersih tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek, melainkan berkelanjutan.
“Rencananya distribusi ini akan dilakukan selama 20 hari, lalu dilanjutkan dengan dukungan BTT,” pungkasnya.(*)
Baca Juga
| Kasus Campak di Maros Capai 31, Satu Pasien Masih Dirawat |
|
|---|
| Usai Periksa 200 Saksi, Giliran Kades Labuaja Asdar Nasir Dipanggil Kejari Soal Pungli Tanah 2023 |
|
|---|
| Antusias Tinggi, Cabang Tilawah Jadi Primadona MTQ Sulsel di Maros |
|
|---|
| Jemaah Umrah Asal Maros Sulsel Hilang di Madinah |
|
|---|
| Penyisihan Fahmil Alquran MTQ Sulsel di Maros Berlangsung Sengit, Tim Luwu Raih Nilai 990 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-penyaluran-air-bersih-di-Kecamatan-Bontoa-Kabupaten-Maros-2025-55.jpg)