Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dengan Berbagai Alasan BPIP Tak Hadiri RDP DPRD Sulsel Terkait Polemik Seleksi Paskibraka

BPIP menjadi salah satu pihak yang diundang untuk memberikan penjelasan terkait kisruh seleksi Paskibraka asal Sulsel.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
DPRD SULSEL - Suasana rapat dengar pendapat (RDP) terkait polemik seleksi calon Paskibraka Sulsel di Gedung Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (2/6/2026). BPIP pusat tidak hadir dalam forum tersebut meski sebelumnya sempat menyampaikan akan mengutus perwakilan. 

RDP tersebut menghadirkan unsur Kesbangpol Sulsel, panitia seleksi, DPPI, peserta seleksi, pendamping peserta, hingga pihak sekolah.

Andi Muh Anwar mengatakan DPRD Sulsel kini tengah merumuskan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dan BPIP.

Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan seleksi Paskibraka ke depan.

“Kita sementara merumuskan rekomendasi untuk diteruskan ke Pemprov Sulsel. Dan juga akan diteruskan ke BPIP terkait pelaksanaan seleksi Paskibraka supaya ada evaluasi dan jauh lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, DPRD Sulsel juga meminta panitia seleksi menyerahkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan proses seleksi.

Dokumen tersebut mulai dari tahapan administrasi hingga seluruh komponen penilaian peserta.

“Untuk rekomendasinya, DPRD Sulsel meminta dari tim panitia untuk menyerahkan seluruh dokumen. Mulai dari proses administrasi sampai tahap penilaian, ada beberapa kriteria penilaian yang harus diserahkan,” katanya.

Menurut Andi Muh Anwar, DPRD Sulsel akan memeriksa seluruh dokumen tersebut secara objektif untuk memastikan tidak ada pelanggaran atau ketidaksesuaian prosedur.

“Dalam hal ini DPRD Sulsel akan melakukan investigasi dan melihat seluruh penilaian secara objektif. Bilamana ditemukan ada kesalahan, tentunya kami akan melakukan tindakan. Dalam hal ini DPRD Sulsel akan memberikan rekomendasi,” tegasnya.

DPRD Sulsel juga membuka akses kepada peserta seleksi maupun orang tua peserta yang ingin melihat data penilaian secara objektif.

Namun keterbukaan tersebut tetap dilakukan dengan menjaga kerahasiaan data peserta lain.

“Kami akan memberikan datanya secara terbuka sambil menjaga kerahasiaan, maksudnya kerahasiaan dari non peserta seleksi. Karena kami menghargai mental para peserta jadi perlunya untuk dijaga kerahasiaannya,” ujarnya.

Tak hanya itu, DPRD Sulsel juga membuka ruang aspirasi kepada seluruh pihak yang ingin menyampaikan masukan maupun keberatan terkait proses seleksi Paskibraka Sulsel.

Kami secara terbuka membuka ruang aspirasi kepada semua pihak terkait proses seleksi Paskibraka,” tutup Andi Muh Anwar.

Terpisah, Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin, mengaku menjadi sasaran penilaian publik di tengah polemik seleksi Paskibraka Sulsel

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved