Dengan Berbagai Alasan BPIP Tak Hadiri RDP DPRD Sulsel Terkait Polemik Seleksi Paskibraka
BPIP menjadi salah satu pihak yang diundang untuk memberikan penjelasan terkait kisruh seleksi Paskibraka asal Sulsel.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Ia menilai berbagai tudingan telah berkembang sebelum pihaknya mendapat kesempatan menjelaskan secara utuh proses seleksi.
Hal itu disampaikan Bustanul saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar.
RDP tersebut digelar untuk membahas polemik seleksi Paskibraka Sulsel yang belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan diskriminasi hingga rasisme dalam proses seleksi.
Dalam kesempatan itu, Bustanul Arifin mengaku berharap RDP dapat digelar lebih awal.
Menurutnya, forum tersebut penting agar panitia dan penyelenggara seleksi memiliki kesempatan memberikan klarifikasi kepada publik.
“Sebenarnya kami berharap RDP ini bisa terlaksana lebih awal. Mengingat beberapa minggu terakhir ini kami dihakimi oleh netizen tanpa memberikan ruang menjawab apa yang menjadi keresahan masyarakat,” ujar Bustanul.
Menurutnya, berbagai tudingan yang berkembang di media sosial membuat pihaknya kesulitan menjelaskan secara utuh proses seleksi yang telah dilaksanakan.
Karena itu, ia mengapresiasi DPRD Sulsel yang memfasilitasi forum RDP sebagai ruang untuk menyampaikan klarifikasi kepada publik.
“Kami berupaya memberikan klarifikasi melalui media-media. Sehingga kami mengapresiasi RDP ini sebagai momentum kami untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait dengan seleksi yang telah kami laksanakan,” katanya.
Polemik seleksi Paskibraka Sulsel mencuat setelah nama Cathlyn Yvaine Lesmana.
Siswa asal Kota Makassar itu tidak lagi masuk daftar calon Paskibraka tingkat nasional.
Sebelumnya, Cathlyn disebut berada dalam jajaran tiga besar calon yang diusulkan mewakili Sulsel ke tingkat nasional.
Namun dalam perkembangan selanjutnya, posisinya digantikan oleh peserta lain sehingga memicu pertanyaan dan kritik dari sejumlah pihak.
Bustanul menegaskan panitia tidak pernah berniat menghalangi peserta ataupun melakukan tindakan yang merugikan pihak tertentu dalam proses seleksi.
Ia mengklaim seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara terbuka sesuai mekanisme yang berlaku.
| Pemprov Sulsel Masih Berutang Dana Bagi Hasil 2024 Rp200 Miliar |
|
|---|
| Dihakimi Netizen Gegara Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, Kepala Kesbangpol Tak Bisa Tidur |
|
|---|
| Adi Suryadi Culla: Danny Pomanto Bisa Jadi Ancaman Serius bagi Petahana DPR RI Dapil Sulsel I |
|
|---|
| Semua yang Terlibat Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel Dipanggil DPRD |
|
|---|
| Tunjangan ASN Tidak Sesuai Ketentuan, Pemkab Luwu Tetap Raih Opini WTP dari BPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260602-RDP-Polemik-Seleksi-Paskibraka.jpg)