Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Ungatawwa Handmade Berdayakan Perempuan Lansia hingga Tembus Pasar Mancanegara

Dari tangan-tangan terampil perempuan Makassar ini, lahir berbagai produk bernilai seni tinggi seperti Boneka, aksesoris, gelang dll

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
UNGATAWWA - Tenripakkua Bungawalia memperlihatkan aneka kreasi kriya produk dari Ungatawwa di Ungatawwa Handmade Hobby & Workshop Jl. Daeng Tata 1 No.9 Blok A4, Makassar, Minggu (24/5). Dengan dukungan dari BRI melalui Rumah BUMN, Unga tidak hanya menjaga kelestarian seni kriya, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang signifikan bagi perempuan di sekitarnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di balik sehelai benang rajut, sering kali tersimpan kenangan dan doa yang tak pernah putus.

Hal inilah yang menjadi napas bagi Tenripakkua Bungawalia, atau yang akrab disapa Unga, dalam membangun dan membesarkan bisnis kriyanya, Ungatawwa Handmade. 

Berawal dari sebuah hobi merajut dan menyulam yang diwariskan oleh sang nenek, usaha yang mulai dirintis sejak 2013 ini kini telah menjelma menjadi rumah pemberdayaan bagi banyak perempuan tangguh di Kota Makassar. 

Simpul Cinta untuk Sang Ibu

Bagi ibu tiga anak ini, nama "Ungatawwa" bukan sekadar julukan masa lalu di media sosial maupun blog pribadinya.

Di balik nama tersebut, tersimpan penghormatan yang sangat mendalam untuk mendiang ibunya.

Sang ibu meninggal dunia akibat kanker sebelum sempat menyelesaikan karya rajutan terakhirnya. 

"Produk Ungatawwa adalah manifestasi cinta saya untuk ibu saya," ungkap Unga dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar menahan rindu, Minggu (24/5). 

Ia masih mengingat jelas bagaimana ibunya, di tengah kondisi tubuh yang kian melemah, tetap mencoba merajut dengan tangan gemetar.

Seolah ada jejak kasih sayang yang ingin ditinggalkan di setiap helai benang tersebut.

Karena itulah, bagi Unga, merajut bukan sekadar aktivitas fisik mencari materi.

"Setiap tusukan benang adalah doa, harapan, dan rasa syukur saya untuk semua ibu di dunia," lirihnya. 

Memberdayakan 'Jelita' di Usia Senja

Kecintaan Unga pada sosok ibu dan perempuan juga ia tuangkan dalam sistem kerja Ungatawwa Handmade.

Bukannya merekrut pekerja pabrikan, ia memilih memberdayakan perempuan di sekitarnya, khususnya mereka yang tergabung dalam komunitas "Jelita" atau Jelang 50 Tahun. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved