Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Waspada, Perampok Berpisau Ala Ninja Gasak Uang Warung Kelontong di Makassar

pelaku tampak mengenakan jaket hoodie hitam dengan masker penutup wajah

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Kloase tangkapan layar saat perampok bersenjata pisau dapur beraksi di warung kelontong. Tepatnya di Jl Dg Tata Raya, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (23/5/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam rekaman CCTV yang beredar di sosial media, pelaku tampak mengenakan jaket hoodie hitam dengan masker penutup wajah
  • Mulanya, ia ingin membeli mie instan. Saat korban berbalik badan mengambil mie yang dipesan, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dapur
  • Pisau itu lalu diarahkan ke korban. Korban yang kaget, pun mundur menjaga jarak

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi perampokan kios kelontong terjadi di Jl Daeng Tata Raya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di sosial media, pelaku tampak mengenakan jaket hoodie hitam dengan masker penutup wajah.

Mulanya, ia ingin membeli mie instan. Saat korban berbalik badan mengambil mie yang dipesan, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dapur.

Pisau itu lalu diarahkan ke korban. Korban yang kaget, pun mundur menjaga jarak.

Pelaku seketika mengambil kardus berisi uang yang di simpan di etalase.

Beberapa lembar uang tampak berterbangan sebelum akhirnya pelaku kabur.

Penjaga warung, Ferdi (21), peristiwa perampokan itu terjadi Jumat (22/5/2026) dini hari, kemarin.

"(Awalnya) mau belanja Indomie, pas kuambilkangi, maumi kukasih, maumi natarik tanganku," kata Ferdi ditemui wartawan, Sabtu (23/5/2026).

"Baru nakasih keluar mi itu pisaunya, itumi melawanka, langsungka mundur," tambahnya.

Ferdi mengatakan, uang yang dirampas pelaku merupakan hasil jualan seharian yang belum sempat ia hitung total nominalnya.

Sementara itu, Kanit Opsnal Polsek Tamalate Iptu Muh Yusri mengaku telah memonitor kasus tersebut.

Ia menjelaskan, dari keterangan sementara yang diperoleh, peristiwa tersebut merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

"Pengakuan dan keterangan korban, ada beberapa sejumlah uang (yang diambil)," terang Muh Yusri ditemui di kantornya.

"Namun tidak sempat mengambil barang yang lain karena korban melakukan perlawanan," jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved