Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

81 Ribu Sapi dan 51 Ribu Kambing Tersedia di Sulsel Jelang Idul Adha

Taufiq memprediksi pembelian hewan kurban masih akan meningkat hingga hari lebaran Idul Adha

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
SAPI SULSEL - Ilustrasi. Potret sapi kurban di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis (21/5/2026). Disnakkeswan Sulsel mencatat jumlah sapi di Sulsel mencapai 81 ribu ekor dan Kambing 51 ribu ekor. Jumlah ini dipastikan melebihi kebutuhan 

Ringkasan Berita:
  • Sapi kurban tersedia 81.875 ekor di Sulsel, kemudian untuk kerbau ada 5.354 ekor dan kambing 51.639 ekor
  • Jika dibandingkan kebutuhan sapi berkisar hanya 57 ribu ekor
  • Kemudian untuk kerbau 41 ekor, dan kambing itu 4 ribu ekor

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lebaran Iduladha semakin dekat pada 27 Mei mendatang.

Ketersediaan hewan kurban di Sulawesi Selatan (Sulsel) terjamin.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sulsel mencatat jumlah sapi, kambing dan kerbau cukup melimpah.

Sapi tersedia 81.875 ekor, kemudian untuk kerbau ada 5.354 ekor dan kambing 51.639 ekor.

"Ada 70 sampai 80 ribuan di Sulsel itu (sapi), pengalaman tahun lalu 50 ribuan saja terpotong di Sulsel, jadi itu cukup," kata  Kepala Disnakeswan Sulsel Taufiq saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com pada Jumat (22/5/2026).

Jika dibandingkan kebutuhan sapi berkisar hanya 57 ribu ekor.

Kemudian untuk kerbau 41 ekor, dan kambing itu 4 ribu ekor.

Taufiq memprediksi pembelian hewan kurban masih akan meningkat hingga hari lebaran Idul Adha.

"Bahkan saya keliling ini masih lesu pembeli saya lihat. Biasanya mendekati beberapa hari bahkan ada setelah lebaran baru beli, karena tunggu harga yang stabil," katanya.

Taufiq menyebut ada kecenderungan masyarakat membeli hewan kurban tepat hari lebaran.

Faktornya terkait harga hewan kurban, yang diprediksi menurun pada hari lebaran maupun setelahnya.

Mengingat batas pemotongan hewan kurban tiga hari setelah lebaran.

Permintaan hewan kurban terbanyak di kota Makassar, Gowa dan Bone.

"Kalau kota Makasar untuk daerah penyuplai cukup banyak, salah satunya ada dari Sinjai. Kalau Gowa dan Bone, biasanya langsung. Mereka tidak mengambil dari luar, karena ketersediaan mereka mencukupi apalagi kalau Bone, karena sebagai daerah yang ternaknya cukup banyak, dan biasanya mereka menyuplai ke daerah," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Sriyanti Haruni saat dikonfirmasi juga.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved