Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

WNI Diculik

Ibu Andi Angga Prasadewa Ungkap Kondisi Putranya usai Dibebaskan dan Dijemput Negara Turki

Sutrawati mengatakan, setelah Andi Angga dan rombongan WNI tiba dan turun dari pesawat, mereka langsung dijemput  pihak Negara Turki

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
WNI DICULIK - Sutrawati Kaharuddin (52) saat video call dengan anaknya Andi Angga korban penyanderaan Tentara Israel, Kamis (21/5/2026) kemarin. Sutrawati ceritakan kondisi anaknya usai diselamatkan negara Turki. 

TRIBUN TIMUR, MAKASSAR – Sutrawati Kaharuddin (52) mengungkap kondisi putranya, Andi Angga Prasadewa (33), usai dibebaskan dari tentara Israel.

Andi Angga bersama delapan warga negara Indonesia (WNI) lainnya sempat ditahan empat hari oleh otoritas Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Sutrawati mengatakan, setelah Andi Angga dan rombongan WNI tiba dan turun dari pesawat, mereka langsung dijemput  pihak Negara Turki sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Begitu Andi Angga dan WNI lainnya turun dari pesawat, langsung dijemput pihak Turki. Setelah itu mereka diperiksa dulu, langsung dicek di rumah sakit,” kata Sutrawati, Jumat (22/5/2026).

Ia mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan putranya usai dibebaskan. 

Dalam percakapan itu, Andi Angga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pembebasan mereka.

“Anak saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua keluarga, terutama ibunya yang selalu mendukung dan mendoakan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Andi Angga juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembebasan, mulai dari Global Sumud Flotilla (GSF), Rumah Zakat, hingga pemerintah Indonesia.

“Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan semua pihak yang terlibat dalam pembebasan mereka,” katanya.

Sutrawati kemudian mengenang momen terakhir pertemuannya dengan Andi Angga sebelum berangkat mengikuti aksi kemanusiaan ke Gaza. 

Menurutnya, pertemuan terakhir itu terjadi saat Lebaran Idulfitri 2026 lalu di Makassar.

Saat itu, Andi Angga disebut mulai mengisi formulir pendaftaran delegasi kemanusiaan di rumah sambil meminta restu kepada ibunya.

“Dia bilang, ‘Bunda doakan saya, saya lagi daftar ini’. Memang tidak semua orang bisa lolos karena ada proses seleksi dan risikonya juga besar,” tuturnya.

Sebagai ibu, Sutrawati mengaku sempat khawatir karena memahami risiko yang dihadapi putranya dalam misi kemanusiaan tersebut. 

Namun, Andi Angga terus meyakinkannya agar tidak terlalu cemas.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved