Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Anggota DPRD Makassar Minta RT/RW Cepat Laporkan Aktivitas Mencurigakan ke Polisi

‎Hal tersebut disampaikan sebagai respons atas meningkatnya aksi geng motor dan begal di Kota Makassar

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
JAGA KEAMANAN - Anggota DPRD Kota Makassar Muchlis Misbah saat diwawancarai di Kantor Balaikota Makassar, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Makassar, Selasa (5/5/2026). Muchlis meminta RT/RW dan Linmas memperketat penjagaan lingkungan, mengantisipasi aksi geng motor yang marak saat ini. 

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah meminta RT/RW, Linmas, dan aparat kelurahan memperkuat peran pencegahan potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing.

‎Hal tersebut disampaikan sebagai respons atas meningkatnya aksi geng motor dan begal di Kota Makassar dalam beberapa waktu terakhir.

‎Misbah meminta RT/RW dan Linmas aktif berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

‎Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan jika terdapat kelompok anak muda yang berkumpul hingga larut malam atau bergerombol menggunakan sepeda motor.

‎“Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus terlibat dalam penanganan geng motor, termasuk tokoh masyarakat, RT, RW, Linmas, kecamatan, kelurahan, dan kepolisian,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

‎Ia menilai aksi geng motor saat ini sudah sangat meresahkan karena kerap menyerang warga yang tidak terlibat persoalan apa pun.

‎Karena itu, kolaborasi antara RT/RW, masyarakat dan aparat keamanan dinilai penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal di lingkungan warga.

‎“Ini geng motor memang sudah sangat meresahkan karena menyerang orang yang tidak bersalah. Oleh karena itu, kita harus kolaborasi antar kepolisian, tokoh masyarakat, RT, RW, dan Linmas untuk mengantisipasi,” katanya.

‎Misbah juga meminta RT/RW bersama masyarakat lebih peka terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

‎“Kalau ada yang bergerombol naik motor, mencurigakan dan meresahkan, ya kita koordinasi dengan polisi untuk dibubarkan,,” ujarnya.

‎Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan di luar kewenangan dan tetap menyerahkan proses penindakan kepada aparat kepolisian.

‎“Penindakannya tetap sama polisi, karena kalau masyarakat yang bertindak sendiri itu berbahaya. Bisa ada sanksi dan hukuman,” jelasnya.

‎Ia pun meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku geng motor dan begal demi menjaga rasa aman masyarakat.

‎Selain itu, Misbah menilai peran Linmas, RT/RW, dan Satpol PP sebagai perangkat daerah di Kota Makassar perlu terus diperkuat dalam menjaga keamanan lingkungan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved