Headline Koran Tribun Timur Hari Ini
Polisi Diminta Fokus Urus Geng Motor
Dalam sepekan terakhir, kasus geng motor dan begal marak lagi di Makassar. Aksi jalanan meresahkan. Teror busur bermunculan.
“Mengapa polisi harus ikut terlalu jauh mengurus program tersebut? Bukankah tugas utama polisi adalah melindungi masyarakat? Menjaga keamanan. Memberantas kejahatan,” kata Syarif Saddam.
Di Makassar, rasa aman mulai dipertanyakan.
Warga was-was keluar malam.
Orang tua khawatir melepas anaknya.
Jalanan tak lagi sepenuhnya nyaman.
“Geng motor dan begal bukan sekadar pelanggaran hukum. Mereka mengancam nyawa. Mengintai siapa saja. Tanpa pandang waktu dan tempat. Karena itu, prioritas menjadi penting,” jelasnya.
Tidak semua hal harus ditangani dengan porsi yang sama.
Ada yang lebih mendesak.
Dan saat ini, kejahatan jalanan jelas salah satunya.
“Polisi harus kembali ke fungsi utamanya. Sebagai pelindung. Sebagai pengayom. Sebagai penjaga rasa aman,” katanya.
Namun ini, kata Syarif bukan hanya tugas polisi.
Masyarakat juga punya peran.
Edukasi perlu dilakukan.
Pendekatan humanis harus dikedepankan.
Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/GENG-MOTOR-Tangkapan-layar-unggahan-aksi-geng-motor-di.jpg)