Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Tanpa Penertiban, PKL Tamalanrea Bongkar Sendiri Lapak di Atas Drainase

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, membenarkan adanya pembongkaran mandiri tersebut.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
PEMBONGKARAN LAPAK - Pedagang kaki lima (PKL) di wilayah RW 05 Tamala’lang, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, membongkar lapaknya secara mandiri, Senin (4/5/2026). Pembongkaran dilakukan tanpa menunggu penertiban dari pemerintah setempat. (Humas Pemkot Makassar) 

Pembongkaran tersebut juga berdampak pada pengembalian fungsi pedestrian.

Area yang sebelumnya tertutup bangunan kini dapat digunakan kembali oleh pejalan kaki.

Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, kata dia, mengedepankan pendekatan persuasif dalam penataan wilayah.

"Kami terus melakukan edukasi dan pendekatan persuasif di titik-titik lain," ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin penertiban menimbulkan kesan negatif di masyarakat.

"Harapannya, masyarakat bisa memahami bahwa ini untuk kepentingan bersama," tambahnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan perubahan.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan kesadaran warga terus meningkat.

Langkah pembongkaran mandiri ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Makassar.

Andi Patiroi menyebut upaya ini turut mendukung program penataan kota.

Selain itu, juga membantu mencegah penyumbatan drainase.

"Kami berkomitmen menjaga fungsi fasilitas umum dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib," tutupnya.

Pemkot Gandeng Bank Salurkan KUR

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan skema pembinaan bagi pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penertiban.

Langkah ini dilakukan agar para pelaku usaha tetap bisa melanjutkan aktivitas ekonominya secara tertib dan legal.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved