Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BMKG: Hujan Ringan Masih Berlanjut di Makassar

Pergerakannya memengaruhi arah angin, tekanan udara, hingga pembentukan awan dalam skala luas.

Tayang:
Tribun-timur.com
MAKASSAR HUJAN - Ilustrasi cuaca. Hujan masih setia menyapa Kota Makassar dalam beberapa hari terakhir. Padahal, secara kalender klimatologi, wilayah ini sudah mulai memasuki musim kemarau. 

"Nah, jadi secara dinamis ini pola-pola seperti gelombang Rossby, gelombang Kelvin, itu biasa mengganggu," katanya.

BMKG memprediksi kondisi ini masih akan berlangsung dalam waktu dekat.

Hujan ringan diperkirakan masih akan turun dalam tiga hingga empat hari ke depan.

Tak hanya hujan, warga juga diminta mewaspadai potensi angin kencang.

Terutama pada sore hingga malam hari, saat perbedaan suhu antara siang yang panas dan udara yang lebih dingin menjadi pemicu perubahan tekanan udara.

Kondisi ini dapat memunculkan angin kencang yang berpotensi disertai petir.

Dampaknya bisa mengganggu lingkungan sekitar, termasuk jaringan listrik dan pepohonan.

"Keamanan jaringan listrik, kemudian juga ranting-ranting kayu yang sudah kering, itu kita harus waspadai," ujarnya.

Meski begitu, BMKG menegaskan musim kemarau tetap akan berlangsung di Makassar.

Puncaknya diperkirakan terjadi pada Juni hingga Agustus.

"Nah, Makassar sendiri kita memprediksi puncak musim kemarau itu ada di bulan JJA atau Juni, Juli, Agustus," jelasnya.

Wilayah penyangga seperti Kabupaten Maros, Gowa, dan Takalar juga diprediksi mengalami kondisi serupa.

Karena itu, masyarakat diimbau mulai bersiap sejak dini.

Penghematan air dan penyediaan cadangan air bersih menjadi langkah penting menghadapi puncak kemarau dalam beberapa bulan ke depan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved