Eks Hotel Sahid Jadi Mal Megah, Dilengkapi Ballroom dan Apartemen 10 Lantai
Fasilitas penunjang juga akan dihadirkan, termasuk ballroom yang berlokasi di area rooftop parkir.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Abdul Azis Alimuddin
"Sektor yang paling dominan meliputi perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, disusul perdagangan dan reparasi, serta transportasi dan telekomunikasi," kata Appi.
"Ini menunjukkan bahwa pengembangan kawasan mixed-use seperti Mal Ratu Indah sangat relevan dengan tren investasi di Makassar," lanjutnya.
Appi menambahkan, pengembangan kawasan mixed-use merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar MULIA (Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).
"Proyek ini bukan hanya menghadirkan ruang ekonomi baru, tetapi juga menjadi simbol modernisasi kota yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.
Solihin Kalla: Eks Lahan Hotel Sahid Disiapkan Jadi Kawasan Multifungsi
Lahan bekas Hotel Sahid di Jl Ratulangi, Makassar, Sulsel akan dikembangkan menjadi kawasan mixed use.
Mixed use merupakan konsep pengembangan kawasan atau bangunan multifungsi.
Menggabungkan hunian (apartemen/kondominium), komersial (mal/ritel), dan fasilitas dalam satu area.
Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan Mal Ratu Indah (MaRI) di bawah naungan KALLA, yang ditargetkan memperkuat posisi Makassar sebagai pusat aktivitas di Indonesia Timur.
Chief Executive Officer KALLA, Solihin Kalla (49) mengatakan proyek berdiri di atas lahan sekitar 3 hektare.
Lokasi yang sebelumnya ditempati hotel bintang 4 yang pernah jadi ikon kota Makassar sejak 1998.
Hotel ini memiliki sekitar 220 kamar, dilengkapi berbagai fasilitas seperti restoran, kafe 24 jam, kolam renang, serta ruang pertemuan berkapasitas hingga 1.000 orang.
Hotel Sahid berhenti berperasi pada 2019 dan dirobohkan pada 2025.
Meski memiliki nilai historis dan menyimpan kenangan bagi masyarakat, Solihin mengatakan transformasi kawasan merupakan bagian dari dinamika perkembangan kota.
"Yang punya kenangan zaman dulu di Hotel Sahid, kenangan hanya tinggal kenangan. Past is the past, yang lalu kita harus buang dan kita akan membangun sesuatu yang baru yang lebih megah," kata Solihin, saat peletakan batu pertama pengembangan MaRI, Selasa (28/4/2026).
Pengembangan mal yang beroperasi sejak tahun 2000 itu akan menjadi menjadi mal megah di Makassar.
“Ini akan menjadi salah satu kawasan termegah di Kota Makassar,” ujar Solihin.
Ia menilai proyek ini tidak hanya sekadar pengembangan properti.
Tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Makassar sebagai hub kawasan Indonesia Timur.
Hal itu seiring meningkatnya kebutuhan akan pusat aktivitas modern yang terintegrasi.(*)
| Eks Lahan Hotel Sahid Makassar Disulap Jadi Mal Megah, Solihin Ungkap Banyak Kenangan |
|
|---|
| Munafri Paparkan Strategi Aglomerasi Sampah Makassar Raya ke Konsul Jepang, Dorong Proyek PSEL |
|
|---|
| Makassar–Jepang Perkuat Kolaborasi Strategis, Fokus Persampahan hingga Program Pertukaran Pelajar |
|
|---|
| Konjen Jepang Temui Wali Kota Munafri, Perkuat Kemitraan Strategis Pembangunan Kota |
|
|---|
| Wajah Baru Mal Ratu Indah Makassar, Bakal Ada Apartemen 10 Lantai Kapasitas 230 Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260428-Groundbreaking-Mixed-Use-Mal-Ratu-Indah-Munafri-Simbol-Pertumbuhan-Ekonomi-Makassar.jpg)