Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

‎Camat Manggala Perketat Pengawasan, Tiga Titik Rawan TPS Liar Dijaga Ketat

‎Ahmad menegaskan bahwa pengawasan di titik-titik tersebut akan diperketat untuk menekan praktik pembuangan sampah liar.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
BERANTAS SAMPAH - Camat Manggala Ahmad. Ahmad menginstruksikan jajaran untuk mengawasi tiga titik yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) liar.    

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Camat Manggala, Ahmad, menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.

‎Sedikitnya terdapat tiga lokasi yang menjadi fokus pengawasan, yakni Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara, Jalan Tamangapa Raya, dan Jalan Kampung Manggala. 

‎Ketiga titik ini dinilai memiliki potensi tinggi terjadi pembuangan sampah ilegal.

‎Ahmad menjelaskan, lokasi tersebut merupakan kawasan perbatasan yang bersinggungan langsung dengan wilayah lain di luar Kota Makassar, seperti Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa.

‎Kondisi ini membuat area tersebut rentan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuang sampah secara sembarangan, terutama pada malam hingga dini hari.

‎Ahmad menegaskan bahwa pengawasan di titik-titik tersebut akan diperketat untuk menekan praktik pembuangan sampah liar.

‎“Ini memang titik rawan karena berada di perbatasan. Banyak oknum yang memanfaatkan situasi untuk buang sampah sembarangan, jadi kita perketat penjagaan,” ujarnya kepada Tribun Timur, Senin (13/4/2026). 

‎Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah kecamatan mengerahkan berbagai elemen, mulai dari petugas kebersihan hingga pengurus RT dan RW. 

‎“Kita melibatkan RT/RW untuk ikut menjaga, dibantu pengawas kebersihan di tiga kelurahan itu,” lanjutnya.

‎Tak hanya itu, pengamanan juga diperkuat dengan pelibatan unsur perlindungan masyarakat (linmas) setempat.

‎Sebagai langkah konkret, RT/RW bersama linmas mendirikan posko pemantauan di titik-titik rawan tersebut guna memastikan pengawasan berjalan maksimal.

‎“Di lapangan kita buat posko bersama. Jadi ada RT/RW, linmas, dan petugas kebersihan yang berjaga secara bergantian,” jelas Ahmad.

‎Keberadaan posko ini diharapkan mampu menekan aktivitas pembuangan sampah liar sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku.

‎Ahmad mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dengan tidak membuang sampah sembarangan serta melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di wilayahnya.

‎“Kalau ada yang melihat aktivitas buang sampah sembarangan, segera tegur atau laporkan. Ini tanggung jawab kita bersama menjaga lingkungan,” tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved