Ini 9 KUA di Sulsel Peraih Anugerah Layanan Kemenag 2026
KUA Tanete Riattang salah satu KUA dari sembilan KUA di Sulsel meraih Anugerah Layanan KUA 2026.
Tak lupa, ia menekankan pentingnya konsep Ekoteologi—sebuah kesadaran spiritual untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada Tuhan.
“Ekoteologi bukan sekadar menanam pohon atau menata halaman kantor. Lebih dari itu, di dalamnya ada kesadaran spiritual bahwa alam ini adalah manifestasi ciptaan Allah yang harus kita jaga dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Menurutnya, Kepala KUA dan penghulu adalah orang-orang pilihan.
Ali Yafid juga menekankan bahwa KUA memiliki peran strategis dalam berbagai isu sosial keagamaan.
Seperti pencegahan pernikahan dini, pemeliharaan bimbingan perkawinan, hingga pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat, wakaf, fidyah, dan potensi sosial keagamaan lainnya.
Selain itu, Kakanwil juga mengingatkan pentingnya menghadirkan nilai ekoteologi dalam pelayanan KUA.
Yakni kesadaran spiritual untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada Allah.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel, H Abdul Gaffar, menyebut kegiatan diikuti 40 peserta.
Mereka terdiri dari Kepala KUA, pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sulsel, dan unsur bidang urusan agama Islam, 24 kabupaten/kota.
Dalam rilis Kemenag Sulsel, anugerah ini merujuk regulasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan.
| Daftar Harga Bahan Pokok di Bulukumba: Beras, Sayur hingga Ikan Asin |
|
|---|
| Muscab PKB Luwu Raya Sepakati 12 Kandidat Ketua Masuk Uji Penentuan DPP |
|
|---|
| Dalam Sunyi Nurdin dan Irwan 3 Dekade Jaga Arsip Sulawesi Selatan |
|
|---|
| Kodim 1422 Maros: 38 KMP Sudah Terbangun, Target 57 Unit Agustus |
|
|---|
| 1.838 ASN Maros Kerja dari Rumah Tiap Jumat, Guru-Nakes Normal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-10-Kepala-Kantor-Kemenag-Sulsel-H-Ali-Yafid.jpg)