Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Tallo Genjot Pengelolaan Sampah, 45 Komposter dan 213 Biopori Dibagikan

‎Program ini menjadi bagian dari upaya konkret menekan volume sampah, khususnya sampah organik, dari tingkat rumah tangga.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
KELOLA SAMPAH - Camat Tallo Andi Husni dan Sekretaris Camat Bau Asseng berfoto bersama lurah dan perwakilan RW setelah acara penyerahan bantuan komposter dan biopori di halaman depan Kantor Kecamatan Tallo, Selasa (7/4/2026).  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Tallo terus mendorong penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menyalurkan fasilitas komposter dan biopori ke seluruh kelurahan, Selasa (7/4/2026).

‎Program ini menjadi bagian dari upaya konkret menekan volume sampah, khususnya sampah organik, dari tingkat rumah tangga.

‎Kegiatan penyaluran tersebut turut dihadiri perwakilan Ketua RW se-Kecamatan Tallo yang akan menjadi pelaksana di lapangan.

‎Sebanyak 45 unit komposter dan 213 unit alat biopori dibagikan kepada kelurahan untuk selanjutnya dimanfaatkan di tingkat RW.

‎Fasilitas ini diharapkan tidak hanya digunakan, tetapi juga menjadi percontohan pengelolaan sampah organik bagi masyarakat sekitar.

‎Camat Tallo, Andi Husni, memimpin langsung pendistribusian tersebut didampingi Sekretaris Camat Tallo, Bau Asseng, serta jajaran Kasi Kebersihan dan Pertamanan.

‎Bantuan komposter dan biopori ini merupakan dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu.

‎Menurut Andi Husni, pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga menjadi kunci dalam mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

‎“Mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengelola sampahnya secara mandiri merupakan upaya untuk mengurangi sampah yang dikirim ke TPA. RT dan RW merupakan ujung tombak dalam memberikan edukasi dan contoh kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, pihak kecamatan akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap pemanfaatan komposter dan biopori di setiap wilayah.

‎Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

‎Selain itu, Pemerintah Kecamatan Tallo juga tengah menyiapkan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

‎TPS3R tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan bank sampah yang telah berjalan di sejumlah wilayah.

‎Beberapa lokasi telah dipertimbangkan sebagai titik pembangunan, di antaranya kawasan Kompleks Unhas, Buloa, dan Kaluku Bodoa.

‎Sebagai bagian dari penguatan program, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelatihan penggunaan komposter dan biopori.

‎Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Sekretaris Camat Tallo kepada para peserta yang hadir.

‎Bau Asseng menekankan bahwa peran RT dan RW tidak hanya sebatas menjalankan program administratif.

‎“Peran RT dan RW bukan hanya untuk melengkapi indikator, tetapi juga untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved