Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jumat Agung

7000 Jemaat Ikuti Misa Jumat Agung di Gereja Santo Joseph Gotong-Gotong Makassar

Ribuan jemaat memadati Gereja Katolik Santo Joseph Pekerja Gotong-Gotong, Makassar, untuk mengikuti Misa Jumat Agung.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
JUMAT AGUNG -  Suasana perayaan Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Joseph Pekerja Gotong-Gotong Jl Gunung Latimojong, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (3/4/2026). Ibadah dibagi dua sesi, dipimpin Pastor Popong Boro Kosmas dan Pastor Markus. Tema misa menekankan semangat Laudato si’ untuk merawat bumi dan mengatasi krisis sosial. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 7000 jemaat mengikuti Misa Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Joseph Pekerja Gotong-Gotong, Makassar, Jumat (3/4/2026). 
  • Pantauan Tribun, jemaat diperiksa ketat dengan metal detektor sebelum masuk. Ibadah dibagi dua sesi, dipimpin Pastor Popong Boro Kosmas dan Pastor Markus. 
  • Tema misa menekankan semangat Laudato si’ untuk merawat bumi dan mengatasi krisis sosial.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ribuan jemaat mengikuti misa Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Joseph Pekerja Gotong-Gotong.

Gereja yang berdiri Tahun 1950 ini, berlokasi di Jl Gunung Latimojong, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pantauan tribun, Jumat (3/4/2026) siang, jemaat yang hendak memasuki gereja menjalani pemeriksaan barang bawaan di gerbang utama.

Pemeriksaan oleh personel TNI-Polri tampak menggunakan alat pendeteksi logam atau metal detektor.

Tampak jemaat hadir rerata bersama sanak keluarga dan kerabat.

Hingga pukul 14.47 Wita, atau 13 menit jelang misa pertama pada pukul 15.00, gedung lantai satu dan dua gereja sudah terisi full.

Jemaat yang hadir belakang pun diarahkan untuk mengisi ruang basement agar tetap bisa mengikuti misa.

Plt Ketua Panitia Jumat Agung Gereja Katolik Santo Joseph Pekerja Gotong-Gotong, Eric Robertsen (56), mengatakan rangkaian misa bakal diawali dengan penciuman salib sebagi bentuk penghormatan.

"Kemudian setelah itu akan dilanjutkan dengan pembagian kogun suci," kata Robert.

Robert menjelaskan, fokus perayaan berfokus pada Wafatnya Yesus Kristus.
 
"Jadi perayaan pada hari ini itu berlangsung dalam suasana yang hening dan tenang," ujarnya.

Rangkaian ibadah atau misa lanjut dia, dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 15.00-17.30 Wita.

Kemudian misa kedua, dimulai pada pukul 18.30 Wita.

"Jumat Agung ini dipimpin oleh Pastor Popong Boro Kosmas, Pastor Paroki dari Santo Joseph Gotong-Gotong ini. Dan ibadah yang kedua itu akan dipimpin oleh Pastor Markus," terangnya.

Adapun tema yang diangkat oleh Keuskupan Agung Makassar yaitu; "Semangat Laudato si' dan Transformasi Hidup Mengatasi Krisis sosial".
 
"Jadi dari tema yang diangkat ini itu berbicara mengenai laudato si, yaitu kurang lebih mengenai bagaimana manusia itu merawat lingkungan alam," ucap Robert.

"Merawat bumi yang saat ini sudah dipenuhi dengan berbagai macam kerusakan-kerusakan lingkungan. Dan itu sekarang yang menjadi perhatian dari gereja katolik," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved