Jemaat Gereja Katedral Makassar Renungkan Kisah Jalan Salib
Jemaat masuk ke area Gereja Katedral Makassar melalui pintu utama maupun pintu sisi kiri
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Selanjutnya berturut-turut Yesus jatuh untuk kedua kalinya, Yesus menghibur perempuan-perempuan yang menangisi-Nya, Yesus jatuh untuk ketiga kalinya Pakaian Yesus ditanggalkan.
Yesus disalibkan, Yesus wafat di kayu salib, Yesus diturunkan dari salib.
Terakhir yakni Yesus dimakamkan.
"Jumat Agung itu memperingati Yesus disalibkan," kata Sekretaris Pastor Pele Colin.
Jumat Agung memperingati ketika Yesus Kristus wafat dan disalibkan di Bukit Golgota, Yerussalem.
Dalam sejarahnya, Yesus ditangkap oleh otoritas Romawi setelah dikhianati oleh salah satu murid-Nya, Yudas Iskariot.
Ia kemudian diadili dan dijatuhi hukuman mati melalui penyaliban.
Penyaliban merupakan bentuk eksekusi yang kejam pada masa itu.
Namun kematian Yesus dipandang sebagai bentuk pengorbanan terbesar untuk menebus dosa umat manusia.
Pastor Vikaris Paroki Gereja Katedral Makassar RD Andreas Rusdyn Ugiwan menyebut ibadat jalan salib sebagai momen merefleksi perjalanan Yesus.
Mengingat bahwa perjalanan Yesus tersebut juga kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
"Saat ini kita lakukan mengikuti perjalanan sengsara tuhan dan secara khusus di pagi hari ini kita merenungkan perjalanan salib kita sendiri dan kita satukan dengan perjalanan salin Tuhan Yesus yang sering kita alami di tengah-tengah keluarga kita,"
kata RD Andreas Rusdyn Ugiwan.
Maka itulah setiap perhentian jalan salib, selalu diiringi dengan pembacaan makna kehidupan.
Sehingga para jemaat bisa merefleksi diri dan memanjatkan doa.
| Jalan AP Pettarani Makassar Macet, Sengketa Lahan Hamrawati Kembali Memanas |
|
|---|
| Melinda Aksa Dorong RT/RW Jadi Garda Terdepan Edukasi Pemilahan Sampah |
|
|---|
| Kisah Sopir Naik Haji, Andi Adi ke Tanah Suci setelah 20 Tahun Jadi Sopir Makassar-Siwa Wajo |
|
|---|
| FEB UNM Kunjungan Institusional ke UNNES, Perkuat Jejaring Akademik dan Kolaborasi Antarkampus |
|
|---|
| Jamaah Asal Makassar Apresiasi Pelayanan Haji 2026, Sebut Lebih Tertata dan Humanis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260403-Suasana-ibadat-Jalan-Salib.jpg)