TKA Gantikan UN, Disdik Sulsel: Bukan Penentu Kelulusan
"Tapi TKA bukan penentu kelulusan," tegas Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Mustaqim kepada Tribun-Timur.com pada Rabu (1/4/2026).
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tes Kemampuan Akademik (TKA) jadi terobosan baru pemerintah menggantikan Ujian Nasional (UN).
TKA dirancang sebagai alat ukur evaluasi capaian akademik siswa.
"Tapi TKA bukan penentu kelulusan," tegas Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Mustaqim kepada Tribun-Timur.com pada Rabu (1/4/2026).
Dalam implementasinya, TKA dapat diikuti oleh murid dari berbagai jalur Pendidikan.
Baik itu jalur formal SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK.
Maupun jalur nonformal program paket A, B, dan C serta jalur informal.
Peserta TKA akan menerima hasil berupa nilai dan kategori capaian yang ditetapkan secara nasional.
Murid dari jalur formal dan nonformal yang telah mengikuti TKA berhak memperoleh sertifikat hasil TKA.
Mustaqim menyebut TKA hanya sebagai acuan melihat kemampuan siswa, bukan penentu kelulusan jenjang SMA se-derajat
"Itu sebagai ukuran melihat kemampuan siswa. Itu dilihat disitu," katanya.
Selain itu, nilai TKA juga sebenarnya bisa dimanfaatkan siswa untuk masuk perguruan tinggi.
Misalkan bersaing pada jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Para calon mahasiswa harus memilih jurusan tujuan.
Nilai TKA ini, kata dia, bisa jadi pertimbangan melihat kemampuan intelektual para calon mahasiswa.
Jika nilai bagus pada pelajaran A, maka mendaftar pada jurusan yang selaras.
"Iya bisa jadi acuan juga untuk pilih jurusan," katanya.
Tes TKA perdana digelar pada jenjang SMA se-derajat pada 2025 lalu.
Nilainya telah diumumkan dan menjadi salah satu indicator dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026.
Termasuk di Universitas Hasanuddin, nilai TKA jadi indikator pembanding pada penerimaan jalur SNBP.
Wakil Rektor I Unhas Prof Ruslin menjelaskan Nilai TKA siswa bukanlah menjadi penentu kelulusan dalan jalur SNBP.
"Unhas menggunakan nilai TKA sebagai nilai pembanding, bukan sebagai nilai penentu," ujar Prof Muhammad Ruslin di Rektorat Unhas beberapa Waktu lalu.
Dijelaskan, nilai TKA nantinya akan menjadi pembanding dalam melihat nilai rapor.
Sebab nilai rapor menjadi komponen penilaian.
Unhas akan melihat keselarasan nilai hasil TKA dengan nilai mata pelajaran siswa di rapor.
"Kami tidak gunakan TKA sebagai nilai penentu kelulusan. Kami hanya mengkonfirmasi apakah nilai TKA kurang lebih sama dengan nilai rapornya. Untuk kita melihat apakah tahun depan TKA bisa kita masukkan penentu kelulusan," jelas Prof Ruslin.
Untuk tahun 2026 ini, TKA tingkat SMA se-derajat rencananya digelar pada Oktober - November 2026 mendatang.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Heboh Granat Aktif di Pekarangan BPN Makassar, Diledakkan di Tanjung Bunga |
|
|---|
| Antrian di Panjang SPBU Pintu I Unhas, Kendaraan Membludak hingga ke Jl Perintis Kemerdekaan |
|
|---|
| Tak Semua ASN Pemkot Makassar Bisa WFH dan WFA, Ini Daftar yang Wajib Berkantor |
|
|---|
| Tekan Penggunaan Listrik dan BBM, ASN Pemkot Makassar WFA Rabu, WFH Jumat |
|
|---|
| Jadwal Lengkap TKA 2026 di Makassar, SMP Mulai 6 April, SD Menyusul 20 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-siswa-SMAN-2-Makassar-saat-kompak-mengaji.jpg)