Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Umiyati DPRD Makassar Minta Bapenda Konfirmasi Pedagang Jelang Sidak, Peserta Rapat Tersenyum

Menurutnya, konfirmasi penting karena hubungan pemerintah dan pelaku usaha merupakan kemitraan yang harus dijaga.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
DPRD MAKASSAR - Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati saat ditemui di Gedung sementara DPRD Makassar beberapa waktu lalu. Umiyati minta Bapenda sebelum sidak konfirmasi ke pemilik usaha. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Komisi B DPRD Makassar, Umiyati, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan konfirmasi kepada pelaku usaha sebelum melaksanakan inspeksi mendadak (sidak).

Permintaan itu menuai perhatian, mengingat sidak selama ini dikenal sebagai pemeriksaan secara spontan, tanpa pemberitahuan, dan langsung ke lapangan.

“Kami minta kepada Bapenda untuk konfirmasi dulu ke pemilik usaha sebelum turun ke lapangan,” ujar Umiyati saat Monitoring dan Evaluasi Triwulan I di Gedung DPRD Makassar, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, konfirmasi penting karena hubungan pemerintah dan pelaku usaha merupakan kemitraan yang harus dijaga.

Dengan adanya pemberitahuan, pelaku usaha dinilai bisa lebih siap menerima kunjungan.

“Konfirmasi dulu kalau ada anggota mau datang. Kita di sini sebagai mitra,” ungkapnya.

Politisi PPP itu menegaskan tidak mempermasalahkan kegiatan sidak selama bertujuan meningkatkan kepatuhan pajak.

“Tidak apa-apa kalau mau datang ke tempat usaha, tapi konfirmasi dulu,” ujarnya.

Ia juga menyebut, pemberitahuan sebelumnya memungkinkan pelaku usaha menyiapkan penyambutan sederhana sebagai bentuk penghormatan.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Bapenda Makassar, Zahmir Islamie, hanya tersenyum.

Bapenda Makassar belakangan intens melakukan sidak ke sejumlah kafe, restoran, dan lokasi parkir.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan pembayaran pajak daerah serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Peran Komisi B

Komisi B merupakan salah satu alat kelengkapan di DPRD Kota Makassar yang membidangi sektor perekonomian dan keuangan daerah.

Ruang lingkup kerjanya meliputi perdagangan, perindustrian, koperasi dan UMKM, hingga PAD.

Selain itu, Komisi B juga mengawasi sektor perbankan, investasi, BUMD, serta pariwisata dan ekonomi kreatif.

Komisi ini berperan dalam pengawasan kebijakan pemerintah kota, pembahasan anggaran bersama OPD, serta menampung aspirasi masyarakat, khususnya pelaku usaha.

Profil Singkat Umiyati

Umiyati, S.Kom merupakan anggota DPRD Kota Makassar periode 2024–2029 dari Fraksi PPP bertugas di Komisi B.

Ia terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 meliputi Kecamatan Panakkukang dan Manggala.

Umiyati memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan juga menjabat Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar masa bakti 2025–2029.

Pendidikan terakhirnya di Fakultas Manajemen Komputer, Universitas Dipa Makassar (1994–1998).

Dalam karier bisnis, ia tercatat sebagai direktris di beberapa perusahaan serta pemilik usaha spa di Makassar.

Di organisasi, ia aktif di HIPMI, REI, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Perjalanan Politik

Umiyati mulai terjun ke dunia politik sejak 2009.

Saat itu, ia meraih hampir 3.000 suara, namun belum berhasil mendapatkan kursi legislatif.

Ia kemudian kembali maju pada Pemilu 2024 dan berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Makassar.

“Saya merasa wilayah Panakkukang-Manggala itu bagian dari saya. Saya tahu kebutuhan masyarakatnya,” ujarnya.

Sebagai legislator, ia mengaku ingin menjadi penyambung aspirasi masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak.

Menurutnya, kehadiran perempuan di politik penting untuk menghadirkan perspektif yang lebih inklusif.

“Banyak isu seperti kesehatan ibu dan anak, pendidikan usia dini, hingga KDRT yang lebih mudah dirasakan perempuan,” jelasnya.

Fokus Pengabdian

Selama menjabat, Umiyati aktif memperjuangkan program pro-rakyat.

Mulai dari infrastruktur lingkungan, bantuan UMKM, pendidikan, hingga layanan kesehatan dasar.

Ia menilai, keberhasilan anggota dewan diukur dari dampak nyata di masyarakat.

“Saya lebih senang dilihat dari hasil kerja, bukan sekadar tampil di media,” ujarnya.

Meski disibukkan aktivitas politik, ia tetap menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga.

Menurutnya, pengalaman sebagai ibu justru menjadi bekal dalam memahami persoalan masyarakat.

Ia juga mengajak perempuan untuk tidak ragu terjun ke dunia politik.

“Perempuan jangan takut. Kalau punya niat baik, pasti bisa,” pesannya.

Ke depan, Umiyati menegaskan akan terus berada di jalur pengabdian, baik di parlemen maupun melalui organisasi sosial.

“Yang pasti, saya ingin tetap dekat dengan masyarakat,” tandasnya.

Profil Umiyati

Nama : HJ. Umiyati, S.Kom

Kewarganegaraan : Indonesia

Status : Menikah

Pendidikan

1994 – 1998 Fakultas Manajemen Komputer Universitas Dipa Makassar

1991 – 1994 SMA Neg. 2 di Makassar

1989 – 1991 SMP Neg. 1 di Makassar

1982 – 1989 SD Neg Mattoangin 1 di Makassar

Organisasi

1. HIPMI : Anggota

2. REI : Anggota

3. Himpunan Kampus : Ketua

4. Jam’iyah : Wakil Ketua

5. PIM : Anggota

6. Pekerja Sosial Masyarakat : Pembina

7. Wisata Hati : Pembina

Pengalaman Kerja

1999 – Sekarang Direktris PT. Primakarya Bentalapermai

2003 – Sekarang Direktris PT. Rasya Informatika Cita

2011 – Sekarang Pemilik The Family Spa Makassar

2022 – Sekarang Pemilik Rumah Makan Bakmi EQ Makassar. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved